JAKARTA – Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan memastikan bahwa investigasi terhadap insiden yang melibatkan Kereta Api (KA) Purwojaya di dekat Stasiun Kedunggadeh, Jawa Tengah, pada Sabtu (25/10), tengah dilakukan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
Direktur Jenderal Perkeretaapian, Allan Tandiono, menegaskan bahwa keselamatan penumpang merupakan prioritas utama yang tidak dapat ditawar dan akan terus menjadi fokus utama DJKA.
“Kami menyampaikan permohonan maaf dan turut prihatin atas insiden yang terjadi. Setiap insiden, sekecil apa pun itu, menjadi alarm bagi kami untuk melakukan evaluasi menyeluruh terkait aspek keselamatan dan pelayanan,” ujar Allan dalam keterangan tertulisnya, dikutip Rabu (29/10/025).
Allan menambahkan, DJKA siap mendukung dan melaksanakan seluruh rekomendasi hasil investigasi KNKT. Hasil tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam perbaikan sistem perkeretaapian nasional, baik dari sisi operasional, kualitas sarana dan prasarana, maupun peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
“Kami harap insiden ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi seluruh jajaran dan para pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan keselamatan serta kualitas pelayanan transportasi kereta api,” tuturnya.
DJKA juga menegaskan komitmennya bersama seluruh stakeholder sektor perkeretaapian untuk mengambil langkah-langkah korektif yang diperlukan sesuai temuan KNKT. Upaya ini dilakukan guna memastikan penyelenggaraan perkeretaapian di Indonesia berlangsung andal, selamat, aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
“Secara bertahap akan kami umumkan langkah-langkah perbaikan yang sudah dan sedang kami lakukan sebagai bentuk akuntabilitas atas insiden yang terjadi. Kami mohon dukungan masyarakat agar upaya peningkatan pelayanan perkeretaapian dapat berjalan optimal,” pungkas Allan.
Penulis : lazir
Editor : ameri













