Bupati Aceh Utara Sampaikan Terima Kasih atas Bantuan Kemanusiaan Mentan Amran

- Penulis

Senin, 15 Desember 2025 - 16:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Aceh Utara Ismail A. Jalil menerima bantuan kemanusiaan yang disalurkan Kementerian Pertanian Andi Amran Sulaiman. (dok.rentak.id)

Bupati Aceh Utara Ismail A. Jalil menerima bantuan kemanusiaan yang disalurkan Kementerian Pertanian Andi Amran Sulaiman. (dok.rentak.id)

JAKARTA – Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman atas bantuan kemanusiaan yang disalurkan Kementerian Pertanian (Kementan) bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe.

Bantuan tersebut telah diterima dan dipusatkan di Posko Makorem Lhokseumawe yang berfungsi sebagai Posko BNPB, sebelum selanjutnya didistribusikan kepada warga terdampak di kedua wilayah tersebut.

“Kami dari Pemerintah Kabupaten Aceh Utara mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Menteri Pertanian. Alhamdulillah bantuan telah sampai dan saat ini sudah disalurkan kepada masyarakat melalui posko. Semoga amal kebaikan Bapak Menteri dibalas oleh Allah SWT,” ujar Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil, Senin (15/12/2025).

Saat ini, Kementerian Pertanian terus mempercepat penyaluran bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat melalui program Kementan Peduli. Hingga pertengahan Desember 2025, pengiriman bantuan Tahap II telah berjalan, sementara bantuan Tahap III direncanakan akan dikirim menggunakan Kapal Perang Republik Indonesia KRI Makassar 590.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa bantuan kemanusiaan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran negara serta wujud kepedulian seluruh keluarga besar Kementerian Pertanian terhadap masyarakat yang tengah tertimpa musibah.

“Kementerian Pertanian berkomitmen untuk hadir dan bergerak cepat membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Bantuan ini adalah amanah dan wujud gotong royong, agar beban masyarakat dapat diringankan,” tegas Mentan Amran.

Seluruh bantuan yang disalurkan mencakup kebutuhan pokok dan perlengkapan darurat, yang telah disesuaikan dengan hasil koordinasi bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta pemerintah daerah setempat.

Mentan Amran juga menekankan bahwa pengawalan bantuan dilakukan secara ketat sejak proses pemuatan di dermaga hingga bantuan diterima di daerah tujuan. Setiap pengiriman disertai mekanisme serah terima resmi kepada pihak berwenang sebelum didistribusikan ke titik-titik terdampak.

“Semua bantuan kami kawal, mulai dari dermaga hingga diterima di daerah dan disalurkan ke masyarakat. Ini merupakan tanggung jawab moral kami, karena bantuan ini berasal dari pegawai Kementerian Pertanian dan mitra strategis yang menitipkan amanahnya,” jelas Mentan Amran.

Selain bantuan melalui program Kementan Peduli, pemerintah juga telah menyalurkan bantuan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) senilai Rp1,2 triliun. Bantuan tersebut terdiri atas bantuan reguler berupa dukungan pangan rutin, serta bantuan non-reguler yang dikirim sesuai kebutuhan dan permintaan daerah terdampak, termasuk tambahan beras dan minyak goreng untuk wilayah Aceh dan Sumatra Utara.

Untuk memastikan kelancaran distribusi bantuan, Kementerian Pertanian terus memperkuat koordinasi lintas instansi, termasuk dengan TNI Angkatan Laut, BNPB, serta pemerintah daerah. Sinergi ini menjadi kunci agar bantuan dapat tiba tepat waktu dan benar-benar meringankan beban masyarakat terdampak bencana.

Kementan menegaskan akan terus memantau proses penyaluran bantuan serta siap mendukung langkah-langkah lanjutan sesuai kebutuhan di lapangan, sejalan dengan upaya pemulihan dan penguatan ketahanan pangan masyarakat terdampak.

Penulis : LW27

Editor : Luthfi Wicaksono

Berita Terkait

Komisi VI DPR RI dan BULOG Bersinergi Kawal Bantuan Pangan di Jakarta
KSPI Usulkan Upah Minimum 2027 Naik 7,5-9,5 Persen, Ini Hitungannya
DPD RI Minta TKD dalam RAPBN 2027 Naik Jadi Rp760 Triliun, Ini Alasannya
Libur Nasional 2027 Ada 18 Hari, Ini Daftar Lengkap Tanggalnya
Pemerintah Berencana Rekrut 80 Ribu Polhut, DPR Ingatkan Soal Anggaran dan Teknologi
Ateng Sutisna Ungkap 5 Agenda HPDKI 2026-2031, dari Pakan hingga Pasar Ekspor
Indonesia-Filipina Percepat MoU Tata Kelola Migrasi Tenaga Kerja
Bencana NTT, BULOG Salurkan 1,84 Juta Kg Beras dan Siapkan Stok 93,7 Juta Kg

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 21:16 WIB

Komisi VI DPR RI dan BULOG Bersinergi Kawal Bantuan Pangan di Jakarta

Kamis, 17 September 2026 - 10:09 WIB

KSPI Usulkan Upah Minimum 2027 Naik 7,5-9,5 Persen, Ini Hitungannya

Kamis, 17 September 2026 - 07:38 WIB

Libur Nasional 2027 Ada 18 Hari, Ini Daftar Lengkap Tanggalnya

Rabu, 16 September 2026 - 10:07 WIB

Pemerintah Berencana Rekrut 80 Ribu Polhut, DPR Ingatkan Soal Anggaran dan Teknologi

Selasa, 15 September 2026 - 17:29 WIB

Ateng Sutisna Ungkap 5 Agenda HPDKI 2026-2031, dari Pakan hingga Pasar Ekspor

Berita Terbaru