JAKARTA – Perum Bulog DKI Jakarta dan Banten kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dengan menyasar masyarakat di rumah susun sederhana sewa (Rusunawa). Program ini bertujuan mempermudah akses pangan pokok dengan harga di bawah harga eceran tertinggi (HET).
Pemimpin Wilayah Bulog DKI Jakarta dan Banten, Bambang Prihatmoko, mengatakan kegiatan GPM kali ini dilaksanakan di 19 Rusunawa di wilayah Jakarta. Salah satunya adalah Rusunawa Tipar, Cakung, Jakarta Timur.
“Hari ini kita melakukan GPM di Rusunawa Tipar, Cakung, Jakarta Timur. Targetnya memang menyasar ke 19 Rusunawa. Di tiap Rusunawa, satu tower dihuni sekitar ratusan kepala keluarga,” kata Bambang saat menghadiri Program Bulog Goes to Rusun di Rusunawa Tipar, Cakung, Minggu (3/8/2025).
Ia menambahkan, setiap rusun umumnya memiliki kelompok komunikasi penghuni atau grup tower yang dapat memudahkan distribusi bantuan pangan murah ini.
“Di satu rusun bisa ada 1.000 kepala keluarga. Harapan kami seluruh penghuni bisa memanfaatkan GPM ini untuk mendapatkan beras SPHP, minyak goreng, gula pasir, dan tepung dengan harga yang lebih murah dibandingkan pasar,” ujarnya.
Bambang menjelaskan, pelaksanaan GPM dilakukan secara bertahap. Sebelumnya, Bulog telah menggelar kegiatan serupa di Rusunawa Waduk Bluin.
“Hari ini kami hadir di Rusunawa Tipar, Cakung, dan selanjutnya akan bergulir di 17 Rusunawa lainnya,” kata Bambang.
Program GPM, lanjutnya, akan berlangsung hingga akhir tahun. Namun, jadwal pelaksanaannya akan menyesuaikan permintaan dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Iskerindag) maupun instansi pemerintah terkait lainnya.
“Target kita adalah memasifkan penyaluran dan penjualan beras SPHP ke masyarakat secara langsung,” ujarnya.
Selain melalui GPM, Bulog juga memperluas penjualan SPHP melalui mitra pengecer atau pedagang beras di pasar rakyat.
“Mitra pengecer ini ada di dalam pasar rakyat maupun luar pasar rakyat. Yang di luar pasar rakyat merupakan outlet gerakan pangan murah atau RPK yang sudah diverifikasi,” kata Bambang.
Bambang menyebut, hingga Minggu (3/8/2025) pagi, Bulog telah menyalurkan lebih dari 100 ton beras SPHP untuk wilayah Jakarta dan Banten.
“Jumlahnya sudah 101 ton untuk Jakarta dan Banten, dan angka ini akan terus kami tingkatkan setiap hari,” ujarnya.
Ia berharap program GPM dapat membantu masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah di tengah kenaikan harga pangan.
“Harapan kami, seluruh beras SPHP ini bisa tersalur ke masyarakat dengan harga di bawah HET sehingga mereka terbantu dan beban ekonominya berkurang,” kata Bambang.
Penulis : lazir
Editor : ameri













