BREAKING: KPK Tangkap Wamenaker Noel Terkait Dugaan Pemerasan Sertifikasi K3

- Penulis

Kamis, 21 Agustus 2025 - 12:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer.

Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer.

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi senyap. Kali ini, lembaga antirasuah tersebut menangkap Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) berinisial IE dalam dugaan kasus pemerasan terhadap perusahaan-perusahaan yang mengurus sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Penangkapan dilakukan melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Rabu malam hingga Kamis dini hari (21/8/2025).

“Benar (Wamenaker). Pemerasan terhadap perusahaan-perusahaan terkait pengurusan sertifikasi K3,” kata Wakil Ketua KPK Fitroh Cahyanto saat dikonfirmasi, Kamis pagi.

Menurut Fitroh, penangkapan dilakukan di wilayah Jakarta. Namun, belum dirinci lokasi pasti penangkapan maupun barang bukti yang berhasil diamankan.

“Jakarta,” jawab Fitroh singkat ketika ditanya soal lokasi penangkapan.

Fitroh juga mengungkapkan bahwa rangkaian operasi ini telah dimulai sejak Rabu malam. “Rangkaiannya dari semalam,” katanya.

Informasi sementara menyebutkan bahwa dugaan pemerasan ini melibatkan pungutan liar kepada sejumlah perusahaan yang tengah mengurus sertifikat K3, sebuah dokumen penting yang dibutuhkan untuk memastikan kelayakan kerja dan keselamatan operasional di berbagai sektor industri.

Hingga berita ini diturunkan, KPK belum memberikan keterangan resmi terkait jumlah uang yang diamankan, pihak-pihak lain yang terlibat, serta status hukum dari IE.

Juru bicara KPK menyatakan bahwa lembaga antirasuah tersebut akan menggelar konferensi pers resmi dalam waktu dekat untuk menjelaskan kronologi penangkapan, peran tersangka, dan bukti awal yang telah dikumpulkan.

Kasus ini menambah daftar panjang pejabat negara yang tersandung dugaan korupsi, khususnya di sektor pelayanan publik yang seharusnya bebas dari praktik suap dan pemerasan.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Ketua Umum WLC Tunjuk Nurhayati sebagai Wakil Ketua Umum
Eks Kapolres Bima Kota Jadi Tersangka, Akademisi: “Narco-Corruption” Alarm Keras Reformasi Polri
Surat Diabaikan, LAKI Pertanyakan Nasib 79 Kendaraan Dinas Kota Bekasi
Zulfah Andriani, Perempuan Muda Visioner yang Mengukir Sejarah Lewat Women Lawyer Club
Derita Satpam Miskin: ATM Disita, Gaji Di bawah UMP, SDN Malaka Jaya 04 Pagi Diduga Perdagangkan Nasib Kaum Dhuafa
Proses Kilat Dinilai Cacat, Pengangkatan Adies Kadir ke MK Digugat ke PTUN
Korupsi Pimpinan PN Depok, Akademisi Nilai Peradilan Jadi Pasar Gelap Keadilan
Kongres Nasional X PERMAHI Tetapkan Chaerul Anwar Siauta sebagai Ketua Umum

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 05:43 WIB

Ketua Umum WLC Tunjuk Nurhayati sebagai Wakil Ketua Umum

Senin, 16 Februari 2026 - 10:10 WIB

Eks Kapolres Bima Kota Jadi Tersangka, Akademisi: “Narco-Corruption” Alarm Keras Reformasi Polri

Minggu, 15 Februari 2026 - 13:24 WIB

Surat Diabaikan, LAKI Pertanyakan Nasib 79 Kendaraan Dinas Kota Bekasi

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:40 WIB

Zulfah Andriani, Perempuan Muda Visioner yang Mengukir Sejarah Lewat Women Lawyer Club

Senin, 9 Februari 2026 - 19:49 WIB

Derita Satpam Miskin: ATM Disita, Gaji Di bawah UMP, SDN Malaka Jaya 04 Pagi Diduga Perdagangkan Nasib Kaum Dhuafa

Berita Terbaru

Ilustrasi hujan petir di kota Jakarta (dikin oleh ai -rentak.id)

Prakiraan Cuaca

Cuaca Jakarta Hari Ini: Hujan Petir dari Pagi hingga Malam

Rabu, 18 Feb 2026 - 08:06 WIB