BPJS Watch: Petugas Pemilu Agar Dicover BP Jamsostek

- Penulis

Senin, 7 Agustus 2023 - 19:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas KPPS Pemilu 2019. (ist)

Petugas KPPS Pemilu 2019. (ist)

RENTAK.ID, JAKARTA – Koordinator Advokasi BPJS Watch, Timboel Siregar mengatakan, agar Petugas Pemilu dicover oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Tenaga Kerja (BP Jamsostek).

Dimana penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 harus belajar dari Pemilu sebelumnya.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) mencatat 894 Petugas Pemungutan Suara (PPS) meninggal dunia dan 5.175 orang sakit dalam Pemilu 2019. Belum ada penelitian detail mengenai fenomena itu, sehingga banyak masyarakat mempertanyakan.

Sebab pada Pemilu lalu sangat banyak Petugas Pemilu yang mengalami sakit, bahkan meninggal dunia. Sehingga, cukup beresikonya tugas dan kewajiban Petugas Pemilu.

“Mencegah sakit atau kematian karena kelelahan yaitu dengan memperbanyak Tempat Pemungutan Suara atau TPS. Sehingga 1 TPS maksimal untuk 100 pemilih. Konsekuensinya tambah petugas Pemilihan Umum,” ujar Timboel Siregar, dalam keterangan persnya, Senin (7/8/2023).

Timboel Siregar melanjutkan, semua Petugas Pemilu itu harus segera didaftarkan ke BP Jamsostek.

“Lalu daftarkan para petugas ke BP Jamsostek, agar sakit karena kelelahan ditanggung BP Jamsostek,” ujarnya.

Ia menyebut, petugas Pemilu yang meninggal dunia dalam menjalankan tugasnya akan ditanggung BP Jamsostek.

“Dan anak-anak Petugas Pemilu yang meninggal mendapat beasiswa untuk kelanjutan sekolah hingga Perguruan Tinggi,” beebrnya.

Seluruh staf Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sudah didaftarkan ke BP Jamsostek, akan tapi komisioner KPU masih menolak mendaftarkan para Petugas Pemilu dari tingkat Pusat hingga Petugas di TPS.

“Semoga seluruh parpol pun diwajibkan mendaftarkan para saksinya di seluruh TPS untuk didaftarkan ke BP Jamsostek,” tutupnta. (jonsir)

Berita Terkait

TECNO MEGABOOK K15S Hadir dengan Layar 15 Inci, Dukung Produktivitas Lebih Maksimal
Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:09 WIB

TECNO MEGABOOK K15S Hadir dengan Layar 15 Inci, Dukung Produktivitas Lebih Maksimal

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Berita Terbaru