AHY Tinjau PSEL Benowo, Fasilitas Pengolahan Sampah Jadi Energi Terbesar di Indonesia

- Penulis

Rabu, 16 April 2025 - 20:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AHY secara langsung meninjau operasional PSEL Benowo jadikan sampah menjadi enegri listrik. (dok.rentak.id)

AHY secara langsung meninjau operasional PSEL Benowo jadikan sampah menjadi enegri listrik. (dok.rentak.id)

SURABAYA – Pemerintah terus mempercepat transformasi pengelolaan sampah di kota-kota besar dengan mengandalkan teknologi modern dan ramah lingkungan. Salah satu yang kini menjadi sorotan nasional adalah fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Benowo di Kota Surabaya.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), secara langsung meninjau operasional PSEL Benowo pada Rabu (16/4/2025) dan menyampaikan apresiasinya atas kinerja instalasi tersebut.

“Kunjungan kami hari ini untuk melihat langsung bagaimana proses konversi sampah menjadi listrik dilakukan secara nyata dan efisien. Fasilitas ini sudah berjalan hampir empat tahun dan telah memberikan kontribusi luar biasa. Ini bukti bahwa teknologi bisa menjadi solusi konkret atas persoalan sampah,” ujar AHY di lokasi.

PSEL Benowo memang tak main-main. Dengan kapasitas pengolahan mencapai 1.600 ton sampah per hari, fasilitas ini menjadi yang tercanggih di Indonesia saat ini. Teknologi yang digunakan menggabungkan dua pendekatan: gas power plant dan gasifikasi.

AHY merinci, “Sebanyak 600 ton sampah per hari diproses melalui gas power plant yang menghasilkan gas metana, lalu dikonversi menjadi energi listrik sebesar 1,65 hingga 2 megawatt. Sementara 1.000 ton sisanya masuk ke proses gasifikasi, yang menghasilkan panas untuk pembangkitan listrik, dan disalurkan ke gardu induk PLN Altaprima.”

Meski terbukti efektif, AHY menekankan bahwa pendekatan seperti ini tidak bisa serta-merta diterapkan di seluruh wilayah. Setiap kota, menurutnya, memiliki tantangan tersendiri dalam hal volume dan karakteristik sampah.

“Misalnya Jakarta yang menghasilkan sekitar 8.000 ton sampah per hari tentu memerlukan skema dan teknologi yang jauh lebih besar. Maka pendekatannya tidak bisa disamaratakan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat sistem pengelolaan sampah dari hulu ke hilir.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Pemerintah pusat, daerah, dan sektor swasta harus bersinergi agar sistem ini bisa berjalan secara menyeluruh dan berkelanjutan,” ujar AHY.

Ia juga berharap keberadaan PSEL Benowo bisa menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia dalam mengembangkan solusi serupa.

“Instalasi seperti ini harus bisa direplikasi. Benowo adalah model yang efektif, efisien, dan terbukti berhasil mengatasi persoalan sampah kota secara modern,” tegasnya.

Dalam kunjungannya ke Benowo, AHY didampingi sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan, di antaranya Wakil Menteri PUPR Diana Kusumastuti, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, Deputi Infrastruktur Dasar Kemenko Perekonomian Rachmat Kaimuddin, Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Dewi Chomistriana, serta perwakilan dari Pemerintah Kota Surabaya dan PT Sumber Organik selaku pengelola fasilitas tersebut. ***

Penulis : amanda az

Editor : reni diana

Berita Terkait

Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi
Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker
Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani
Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa
90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Wamenaker: Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja
Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo Hampir Rampung, Kementerian PU Siapkan Asrama 5 Lantai dan Masjid 4 Lantai
Indrajaya Sentil Kebijakan Pusat: Jangan Cuma Bagus di Atas Kertas, Rakyat Harus Merasakan Dampaknya
BSU 2026 Rp900 Ribu, Ini Syarat Penerima dan Batas Gaji yang Ditetapkan Kemnaker

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 14:41 WIB

Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi

Minggu, 1 November 2026 - 09:16 WIB

Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker

Minggu, 1 November 2026 - 08:43 WIB

Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani

Minggu, 1 November 2026 - 08:32 WIB

Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:51 WIB

90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Wamenaker: Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja

Berita Terbaru