Usai Sertijab, Dudung Bicara Pesan Prabowo soal Politik dan Keamanan

- Penulis

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menko Polkam Dudung Abdurachman (foto. lazir)

Menko Polkam Dudung Abdurachman (foto. lazir)

JAKARTA – Menko Politik dan Keamanan (Polkam) Dudung Abdurachman langsung dihadapkan pada dinamika politik dan keamanan nasional setelah resmi menerima tongkat estafet kepemimpinan Kemenko Polkam.

Dudung mengatakan Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan agar kondisi politik dan keamanan tetap terkendali dan kondusif.

“Saya sudah mendapat arahan dari Bapak Presiden agar situasi ke depan semakin kondusif, baik situasi politik maupun keamanan,” kata Dudung seusai serah terima jabatan dari Djamari Chaniago di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat, Senin (5/10/2026).

Arahan tersebut disampaikan di tengah perhatian publik terhadap dinamika politik nasional, termasuk menjelang putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dalam perkara 01/PHPU.PRES-XXIV/2026 yang berkaitan dengan syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka.

Meski demikian, Dudung menyebut tugasnya tidak hanya berkutat pada persoalan politik. Ia juga akan melanjutkan penanganan berbagai isu keamanan dan aktivitas ilegal yang menjadi perhatian pemerintah.

Dari laporan yang diterimanya saat sertijab, sejumlah persoalan yang menonjol antara lain kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta aktivitas ilegal terkait ekspor benih bening lobster (benur).

“Kita sebagai pembina bersama kementerian terkait akan menjadikan persoalan ini sebagai konsentrasi yang ke depan ditempuh secara maksimal,” ujarnya.

Dudung juga menegaskan tidak boleh ada pembiaran terhadap aktivitas yang melanggar aturan.

“Sesuai perintah Bapak Presiden, penyimpangan yang terjadi harus dituntaskan. Tidak ada lagi kegiatan ilegal maupun kegiatan yang menyimpang dari aturan,” tegasnya.

Untuk langkah awal, Dudung akan menerima laporan dari para deputi, wakil menteri, dan sekretaris kementerian koordinator mengenai program yang sedang berjalan maupun agenda berikutnya.

Ia berharap koordinasi lintas kementerian dan lembaga semakin kuat sehingga target pemerintah, termasuk Asta Cita, dapat diwujudkan lebih cepat.

“Ini yang ke depan akan menjadi target kita agar Asta Cita semakin cepat terwujud,” pungkas Dudung.

 

Berita Terkait

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan, Said Iqbal Soroti 3 Celah yang Bisa Rugikan Buruh
Tiga Tahun Tragedi Gaza, Sukamta: Jangan Bangun Gaza tapi Palestina Hilang
UU Ketenagakerjaan Baru Disahkan, Yoga Duwarto: Jangan Lagi Ganti Aturan Setiap Ganti Menteri
Slamet Minta BRAN Gerak Cepat, Konflik Agraria Jangan Dibiarkan Berlarut
RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Selangkah Lagi Jadi UU, Pemerintah Setuju Dibawa ke Paripurna
Mukhtarudin Bertemu Menteri SDM Malaysia, Bahas Pelindungan Pekerja Migran Indonesia
Listrik Padam karena Pohon, Ateng Sutisna Dorong PLN Percepat Kabel Bawah Tanah
Praktisi Hukum Jerry Nababan Apresiasi Program 100 Hari dan Rotasi Perdana Kapolri Suyudi Ario Seto

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:41 WIB

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan, Said Iqbal Soroti 3 Celah yang Bisa Rugikan Buruh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:37 WIB

UU Ketenagakerjaan Baru Disahkan, Yoga Duwarto: Jangan Lagi Ganti Aturan Setiap Ganti Menteri

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:58 WIB

Slamet Minta BRAN Gerak Cepat, Konflik Agraria Jangan Dibiarkan Berlarut

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:16 WIB

RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Selangkah Lagi Jadi UU, Pemerintah Setuju Dibawa ke Paripurna

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:09 WIB

Mukhtarudin Bertemu Menteri SDM Malaysia, Bahas Pelindungan Pekerja Migran Indonesia

Berita Terbaru