Harga Emas Antam Hari Ini 7 Agustus 2026 Turun Rp29.000, Berlawanan dengan Kenaikan Emas Dunia

- Penulis

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Emas (foto. masterimportir)

Emas (foto. masterimportir)

JAKARTA – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) mengalami penurunan tajam pada perdagangan Jumat (7/8/2026). Nilai jual logam mulia turun Rp29.000 per gram dibandingkan sehari sebelumnya, meski harga emas dunia justru bergerak menguat di tengah meningkatnya minat investor terhadap aset safe haven.

Berdasarkan data Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam pada pukul 08.31 WIB, harga emas Antam ukuran 1 gram kini dipatok sebesar Rp2.650.000. Sebelumnya, emas Antam dijual seharga Rp2.679.000 per gram.

Tak hanya harga jual, nilai pembelian kembali (buyback) juga mengalami penurunan sebesar Rp29.000 menjadi Rp2.461.000 per gram dari posisi sebelumnya Rp2.490.000 per gram.

Sementara itu, emas Antam ukuran 0,5 gram dibanderol Rp1.375.000, sedangkan ukuran terbesar 1.000 gram dipasarkan dengan harga Rp2.590.600.000.

Menariknya, pelemahan harga emas Antam terjadi ketika pasar emas global justru menunjukkan tren positif. Harga kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember 2026 di divisi Comex New York Mercantile Exchange tercatat berada di kisaran US$4.302,5 per troy ons, menguat dibandingkan penutupan sebelumnya. Di pasar spot, emas juga bergerak naik ke level sekitar US$4.243 hingga US$4.257 per troy ons pada perdagangan Asia Jumat pagi.

Perbedaan arah pergerakan ini diperkirakan dipengaruhi oleh kebijakan penyesuaian harga internal Antam, yang tidak selalu mengikuti pergerakan harga emas dunia secara langsung. Faktor seperti nilai tukar rupiah, biaya distribusi, hingga strategi perdagangan perusahaan turut memengaruhi penetapan harga logam mulia di pasar domestik.

Di pasar internasional, harga emas masih ditopang oleh tingginya permintaan investor terhadap aset lindung nilai. Sepanjang satu bulan terakhir, harga emas dunia tercatat menguat sekitar 3,2 persen, sementara secara tahunan melonjak lebih dari 24 persen.

Sentimen positif juga datang dari perkembangan geopolitik di Timur Tengah. Laporan mengenai semakin dekatnya kesepakatan antara Iran dan Oman untuk membuka kembali sebagian jalur pelayaran di Selat Hormuz menjadi perhatian pelaku pasar. Presiden Amerika Serikat Donald Trump juga menyatakan pemerintahannya masih terus melakukan komunikasi dengan Iran terkait penyelesaian isu tersebut.

Meski demikian, sejumlah analis menilai emas tetap memiliki fondasi yang kuat. Senior Commodity Strategist TD Securities, Ryan McKay, mengatakan harga emas masih mampu bertahan di atas level psikologis US$4.000 per troy ons berkat kuatnya permintaan dari investor institusi dan dana investasi besar, termasuk di Shanghai Futures Exchange.

Sebelumnya, pada perdagangan 5 Agustus 2026, harga emas dunia sempat melonjak hampir 5 persen dan menyentuh level sekitar US$4.279 per troy ons. Penguatan tersebut didorong meningkatnya aksi beli investor global yang mencari instrumen investasi aman di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik.

Meski harga emas Antam hari ini terkoreksi cukup dalam, tren penguatan harga emas global masih menjadi faktor yang terus dicermati pelaku pasar. Investor pun disarankan tetap memperhatikan perkembangan pasar internasional, nilai tukar rupiah, serta kebijakan penetapan harga domestik sebelum mengambil keputusan investasi.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Ateng Sutisna Desak Pemerintah Benahi Pasar Modal, Ancaman Turun Kelas MSCI Jadi Peringatan
Investasi Rp1.010 Triliun Diklaim Tumbuh, Hafisz Tohir Soroti Lelang SUN Anjlok 50 Persen
Di Tengah Ancaman Krisis Pangan Global, Indonesia Klaim Punya Stok Beras 25 Juta Ton
50 Orang Terkaya Kuasai Kekayaan Setara 55 Juta Penduduk, Hafisz Tohir Soroti Ketimpangan Indonesia
Belanja Online hingga Transaksi Kripto Sumbang Pajak Rp58,75 Triliun
Black October Guncang Dunia Digital, ICSF Ingatkan Indonesia Rawan Serangan Siber
Beras SPHP Dikemas Ulang Jadi 50 Kg, BULOG Turunkan Satgas Khusus ke Seluruh Indonesia
Wamentan Dorong Koperasi Beli Susu Peternak Langsung, Ini Targetnya

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 13:51 WIB

Investasi Rp1.010 Triliun Diklaim Tumbuh, Hafisz Tohir Soroti Lelang SUN Anjlok 50 Persen

Minggu, 1 November 2026 - 14:20 WIB

Di Tengah Ancaman Krisis Pangan Global, Indonesia Klaim Punya Stok Beras 25 Juta Ton

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:47 WIB

50 Orang Terkaya Kuasai Kekayaan Setara 55 Juta Penduduk, Hafisz Tohir Soroti Ketimpangan Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:20 WIB

Belanja Online hingga Transaksi Kripto Sumbang Pajak Rp58,75 Triliun

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Black October Guncang Dunia Digital, ICSF Ingatkan Indonesia Rawan Serangan Siber

Berita Terbaru