JAKARTA – Suasana penuh keceriaan dan kepedulian mewarnai kegiatan Program BesTeam yang kembali digelar Dompet Dhuafa pada Selasa, 23 Juni 2026. Bertempat di Lottemart, Green Pramuka Square Mall, Jakarta Pusat, kegiatan ini menghadirkan kolaborasi bersama SMP-SMA-SMK Diponegoro 1 dengan melibatkan 120 anak yatim dalam agenda belanja bersama untuk memenuhi kebutuhan mereka.
Program ini juga mendapat dukungan dari Green Pramuka Square Mall dan Lotte Mart, yang turut membuka ruang bagi terselenggaranya kegiatan sosial bertajuk “Belanja Ceria, Tebar Bahagia” tersebut.
Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang digagas sebagai bentuk kepedulian sosial. Pihak SMP-SMA-SMK Diponegoro 1 menyebut bahwa sebelumnya kegiatan santunan lebih banyak dilakukan di lingkungan sekolah dengan mengundang serta memberikan bantuan secara langsung kepada anak-anak yatim.
Namun, seiring pengembangan program, kegiatan kini dikemas lebih inklusif melalui kolaborasi lintas pihak. Demi memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran, pihak sekolah juga berkoordinasi dengan Camat Pulogadung, Lurah Rawamangun, serta ibu-ibu PKK untuk menjangkau anak-anak yatim di wilayah sekitar.
Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh dan pemangku kepentingan, di antaranya GM Penghimpunan ZIS Dompet Dhuafa Ahmad Faqih S, Direktur Perguruan Diponegoro SMP-SMA-SMK Diponegoro Ir. H. Imam Parikesit, M.Ars, Direktur Green Pramuka Square Mall Liza Monalisa, Camat Pulogadung Syafrudin Chandra AP, MPA, Lurah Rawamangun Yola Dwiyenti S.STP., M.Si, Kasikesra Kelurahan Rawamangun Yusuf Efendi, serta Ketua TP PKK Rawamangun Marfu’ah.
GM Penghimpunan ZIS Dompet Dhuafa, Ahmad Faqih S, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar santunan, melainkan juga sarana edukasi nilai kepedulian.
“Alhamdulillah hari ini menjadi momen yang luar biasa. Kami berkolaborasi dengan Dompet Dhuafa dan Green Pramuka Square bisa mengemas acara santunan anak yatim menjadi momen yang berkesan, baik bagi anak-anak yatim maupun bagi para siswa SMP-SMA-SMK Diponegoro 1. Tujuan kami adalah menanamkan nilai-nilai kepedulian di lingkungan sekolah, mulai dari tenaga pendidik, peserta didik, hingga orangtua siswa,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Perguruan Diponegoro, Ir. H. Imam Parikesit, M.Ars, menyampaikan bahwa kolaborasi ini terbangun berkat dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah kelurahan.
“Kerja sama ini berkat dukungan dari Kelurahan Rawamangun dengan menyasar 15 RW di seluruh wilayah. Kolaborasi ini diharapkan dapat terus ditingkatkan. Insyaallah, dengan adanya kegiatan sosial seperti ini dapat meningkatkan kunjungan ke Green Pramuka Square Mall dan Lotte Mart,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan sosial ini berawal dari inisiatif sederhana di lingkungan sekolah.
“Awalnya kegiatan ini berasal dari kenclengan anak-anak yang kemudian terkumpul. Dari situ kami berinisiatif untuk mengadakan kolaboraksi positif bersama anak-anak yatim di sekitar Perguruan Diponegoro,” tambahnya.
Camat Pulogadung, Syafrudin Chandra AP, MPA, turut mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai bentuk sinergi yang positif antara lembaga pendidikan, dunia usaha, dan lembaga sosial.
“Kolaborasi ini merupakan kegiatan yang sangat positif bersama Dompet Dhuafa, Green Pramuka Square Mall, dan Lotte Mart. Semoga Perguruan Diponegoro bisa menjadi contoh bagi institusi lain dalam menebarkan kebaikan di lingkungan sekitar. Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini dan berharap bisa terus berlanjut,” ujarnya.
Ia juga menekankan harapan agar kegiatan tersebut membawa manfaat lebih luas.
“Semoga anak-anak pulang membawa manfaat bagi keluarga. Tidak hanya kegiatan ini saja, tetapi kegiatan lainnya diharapkan Dompet Dhuafa terus bersinergi,” tandasnya.
Di sisi lain, Ketua Panitia Program BesTeam Dompet Dhuafa, Widodo, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari gerakan berkelanjutan untuk pemberdayaan anak yatim.
“Agenda ini termasuk dalam program Bestian Sama Yatim Dompet Dhuafa. Kami berharap masyarakat maupun stakeholder dapat terus mendukung berbagai program yatim, agar dapat menjembatani ketangguhan anak-anak yatim untuk berdaya dan berkembang. Jika masyarakat mengetahui kebutuhan anak-anak yatim di lingkungan sekitar, dapat menghubungi Dompet Dhuafa,” pungkasnya.
Penulis : amanda az
Editor : guntar






