Harga Emas Hari Ini, Sabtu 20 Juni 2026: Antam Bertahan di Level Tinggi, Investor Menanti Arah Baru Pasar

- Penulis

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Emas (foto. masterimportir)

Emas (foto. masterimportir)

JAKARTA – Harga emas pada Sabtu (20/6/2026) masih menjadi perhatian para investor dan masyarakat yang menjadikan logam mulia sebagai instrumen lindung nilai. Setelah beberapa pekan bergerak fluktuatif akibat dinamika ekonomi global, harga emas di dalam negeri cenderung bertahan di level tinggi, baik untuk produk Antam, UBS, maupun Galeri24.

Berdasarkan data perdagangan terakhir yang tersedia dari berbagai sumber, harga emas batangan Antam ukuran 1 gram berada di kisaran Rp2,83 juta hingga Rp2,84 juta per gram. Sementara itu, emas UBS diperdagangkan di kisaran Rp2,71 juta per gram dan Galeri24 sekitar Rp2,70 juta per gram.

Di Pegadaian, harga emas juga menunjukkan tren stabil. Data terbaru memperlihatkan emas Antam 1 gram dibanderol sekitar Rp2,81 juta, UBS Rp2,71 juta, dan Galeri24 Rp2,70 juta per gram. Ketiga produk tersebut relatif tidak mengalami perubahan signifikan dibandingkan perdagangan sehari sebelumnya.

Harga Emas dari Berbagai Sumber

Berikut gambaran harga emas 1 gram yang beredar di pasar Indonesia:

Jenis Emas Harga per Gram
Antam Logam Mulia Sekitar Rp2,84 juta
Antam Pegadaian Sekitar Rp2,81 juta
UBS Pegadaian Sekitar Rp2,71 juta
Galeri24 Pegadaian Sekitar Rp2,70 juta

Data tersebut dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan pasar dan kebijakan masing-masing penjual.

Di pasar internasional, harga emas masih ditopang oleh tingginya permintaan aset aman di tengah ketidakpastian ekonomi global. Investor terus mencermati perkembangan suku bunga bank sentral utama dunia, kondisi geopolitik, hingga pergerakan dolar AS yang menjadi faktor penentu arah harga emas.

Analis pasar menilai bahwa selama ketidakpastian global masih tinggi, emas akan tetap menjadi pilihan utama investor untuk menjaga nilai asetnya. Kondisi ini turut menopang harga emas domestik agar tetap berada di level yang relatif tinggi meski sempat mengalami koreksi dalam beberapa sesi perdagangan terakhir.

Bagi masyarakat yang ingin menjual kembali emasnya, harga buyback atau harga beli kembali juga masih berada pada level yang kompetitif. Dalam beberapa pekan terakhir, harga buyback emas Antam bergerak di kisaran Rp2,45 juta per gram, sedangkan buyback Galeri24 bahkan sempat menjadi yang tertinggi di antara produk emas yang diperdagangkan di Indonesia.

Pelaku pasar menilai keputusan membeli emas saat ini tetap bergantung pada tujuan investasi. Untuk investasi jangka panjang, harga yang masih tinggi belum tentu menjadi penghalang karena emas selama ini dikenal mampu menjaga nilai kekayaan dalam jangka waktu panjang. Namun bagi investor jangka pendek, pergerakan harga global dan kebijakan suku bunga dunia masih perlu dicermati sebelum mengambil keputusan.

Dengan harga yang bertahan di atas Rp2,8 juta per gram untuk Antam, Sabtu ini menjadi momen penting bagi investor emas untuk mengamati arah pasar selanjutnya. Jika sentimen global kembali memanas, bukan tidak mungkin harga logam mulia akan melanjutkan tren penguatannya dalam beberapa pekan mendatang.

Penulis : dafri jh

Editor : ameri

Berita Terkait

Ateng Sutisna Desak Pemerintah Benahi Pasar Modal, Ancaman Turun Kelas MSCI Jadi Peringatan
Investasi Rp1.010 Triliun Diklaim Tumbuh, Hafisz Tohir Soroti Lelang SUN Anjlok 50 Persen
Di Tengah Ancaman Krisis Pangan Global, Indonesia Klaim Punya Stok Beras 25 Juta Ton
50 Orang Terkaya Kuasai Kekayaan Setara 55 Juta Penduduk, Hafisz Tohir Soroti Ketimpangan Indonesia
Belanja Online hingga Transaksi Kripto Sumbang Pajak Rp58,75 Triliun
Black October Guncang Dunia Digital, ICSF Ingatkan Indonesia Rawan Serangan Siber
Beras SPHP Dikemas Ulang Jadi 50 Kg, BULOG Turunkan Satgas Khusus ke Seluruh Indonesia
Wamentan Dorong Koperasi Beli Susu Peternak Langsung, Ini Targetnya

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 13:51 WIB

Investasi Rp1.010 Triliun Diklaim Tumbuh, Hafisz Tohir Soroti Lelang SUN Anjlok 50 Persen

Minggu, 1 November 2026 - 14:20 WIB

Di Tengah Ancaman Krisis Pangan Global, Indonesia Klaim Punya Stok Beras 25 Juta Ton

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:47 WIB

50 Orang Terkaya Kuasai Kekayaan Setara 55 Juta Penduduk, Hafisz Tohir Soroti Ketimpangan Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:20 WIB

Belanja Online hingga Transaksi Kripto Sumbang Pajak Rp58,75 Triliun

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Black October Guncang Dunia Digital, ICSF Ingatkan Indonesia Rawan Serangan Siber

Berita Terbaru