Yandri Susanto Temui Carolyn Turk, Bahas Penguatan Dukungan untuk Desa

- Penulis

Senin, 23 Februari 2026 - 21:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mendes PDT Yandri Susanto menerima kunjungan Carolyn Turk, World Bank Country Director untuk Indonesia dan Timor Leste (dok. rentak.id)

Mendes PDT Yandri Susanto menerima kunjungan Carolyn Turk, World Bank Country Director untuk Indonesia dan Timor Leste (dok. rentak.id)

Jakarta — Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menerima kunjungan Carolyn Turk, World Bank Country Director untuk Indonesia dan Timor Leste, di ruang kerjanya di kantor Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Senin (23/2/2026).

Pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama dan optimalisasi dukungan pendanaan untuk pembangunan serta pemberdayaan masyarakat desa.

Dalam pertemuan itu, Yandri menyampaikan apresiasi atas kontribusi World Bank yang selama ini mendukung program pemerintah Indonesia, khususnya dalam pengembangan desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat perdesaan.

Ia menegaskan perlunya pematangan tata kelola program agar bantuan yang disalurkan benar-benar efektif, transparan, dan tepat sasaran. “Sehingga nanti pas dana itu benar-benar turun bisa tepat sasaran, berdampak, dan kemudian bisa mengangkat derajat rakyat di desa,” ujar Yandri.

Lebih lanjut, Yandri menyebut pihaknya tengah mematangkan skema besaran dukungan dana serta jumlah desa penerima manfaat. Pemerintah ingin menghindari potensi kecemburuan sosial akibat ketimpangan jumlah desa dengan cakupan penerima bantuan, tanpa mengorbankan kualitas program.

“Nah ini yang nanti akan sama-sama kami diskusikan dengan pihak World Bank. Apa mungkin kalau kita turunkan sedikit jumlah bantuannya, tapi jumlah desa yang terafirmasi lebih banyak. Tapi sekali lagi tidak menurunkan kualitas maupun target yang ingin kita capai,” kata Yandri.

Menurutnya, penyesuaian bantuan berbasis potensi desa menjadi kunci agar program mampu mendorong kemandirian ekonomi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di perdesaan.

Ia juga berharap dukungan tersebut berdampak langsung pada pemberdayaan masyarakat sekaligus meningkatkan Indeks Desa Membangun (IDM) di wilayah penerima. “Bantuan ini harus menjadi stimulus nyata bagi desa, bukan sekadar bantuan sesaat. Harus ada jejak pembangunan ekonomi yang bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat,” tambahnya.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Desa dan PDT Ariza Patria, Sekretaris Jenderal Kemendes PDT Taufik Madjid, Direktur Jenderal PDP Nugroho Setijo Nagoro, Kepala BPI Mulyadin Malik, serta Staf Khusus Menteri Fahad At-Tamimi.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Beban Pajak Pekerja Disorot, KSPI Usulkan PTKP Naik Jadi Rp7,5 Juta
Sugiono Temukan Akar Masalah Stunting di Subang, MBG Saja Tak Cukup
Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi
Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker
Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani
Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa
90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Wamenaker: Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja
Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo Hampir Rampung, Kementerian PU Siapkan Asrama 5 Lantai dan Masjid 4 Lantai

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 19:06 WIB

Beban Pajak Pekerja Disorot, KSPI Usulkan PTKP Naik Jadi Rp7,5 Juta

Selasa, 3 November 2026 - 08:53 WIB

Sugiono Temukan Akar Masalah Stunting di Subang, MBG Saja Tak Cukup

Minggu, 1 November 2026 - 14:41 WIB

Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi

Minggu, 1 November 2026 - 09:16 WIB

Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker

Minggu, 1 November 2026 - 08:43 WIB

Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani

Berita Terbaru