Harga Emas Antam Cetak Rekor Baru, Lonjakan Tajam Warnai Pergerakan Akhir Januari

- Penulis

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Emas 99 karat. (dok.r.id)

Emas 99 karat. (dok.r.id)

JAKARTA — Pergerakan harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mencuri perhatian pasar. Pada Rabu (28/1/2026), harga emas Antam melesat tajam dan mencetak rekor tertinggi sepanjang masa setelah sempat mengalami koreksi sehari sebelumnya.

Berdasarkan pantauan dari laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam hari ini naik signifikan sebesar Rp52.000 menjadi Rp2.968.000 per gram. Kenaikan tersebut membawa harga emas kembali ke level all time high (ATH), melampaui rekor sebelumnya.

Sehari sebelumnya, Selasa (27/1/2026), harga emas Antam justru terkoreksi tipis Rp1.000 ke posisi Rp2.916.000 per gram. Namun, tren penguatan sudah terlihat sejak awal pekan. Pada Senin (26/1/2026), emas Antam sempat melonjak Rp30.000 dan menyentuh level Rp2.917.000 per gram, yang saat itu menjadi rekor tertinggi baru.

Secara kumulatif, kinerja emas Antam sepanjang tahun 2026 terbilang impresif. Sejak awal Januari, harga emas telah melonjak hampir 20 persen, dari posisi Rp2.488.000 per gram pada 1 Januari 2026.

Tak hanya harga jual, nilai beli kembali (buyback) emas Antam juga ikut menanjak. Pada Rabu (28/1/2026), harga buyback naik Rp50.000 menjadi Rp2.799.000 per gram.

Perlu dicatat, transaksi penjualan kembali emas batangan dikenakan potongan pajak sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017. Penjualan emas ke Antam dengan nilai di atas Rp10 juta akan dikenai Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen bagi pemegang NPWP dan 3 persen bagi non-NPWP. Pajak tersebut langsung dipotong dari total nilai buyback.

Sementara itu, berikut daftar harga emas batangan Antam—belum termasuk pajak—yang tercatat di laman Logam Mulia pada Rabu (28/1/2026):

  • Emas Antam 0,5 gram: Rp1.534.000

  • Emas Antam 1 gram: Rp2.968.000

  • Emas Antam 2 gram: Rp5.876.000

  • Emas Antam 3 gram: Rp8.789.000

  • Emas Antam 5 gram: Rp14.615.000

  • Emas Antam 10 gram: Rp29.175.000

  • Emas Antam 25 gram: Rp72.812.000

  • Emas Antam 50 gram: Rp145.545.000

  • Emas Antam 100 gram: Rp291.012.000

  • Emas Antam 250 gram: Rp727.265.000

  • Emas Antam 500 gram: Rp1.454.320.000

  • Emas Antam 1.000 gram: Rp2.908.600.000

Adapun untuk pembelian emas batangan, ketentuan pajak juga mengacu pada PMK Nomor 34/PMK.10/2017. Pembeli akan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen bagi non-NPWP. Setiap transaksi pembelian emas disertai dengan bukti potong PPh 22.

Penulis : amanda az

Editor : reni diana

Berita Terkait

Ateng Sutisna Desak Pemerintah Benahi Pasar Modal, Ancaman Turun Kelas MSCI Jadi Peringatan
Investasi Rp1.010 Triliun Diklaim Tumbuh, Hafisz Tohir Soroti Lelang SUN Anjlok 50 Persen
Di Tengah Ancaman Krisis Pangan Global, Indonesia Klaim Punya Stok Beras 25 Juta Ton
50 Orang Terkaya Kuasai Kekayaan Setara 55 Juta Penduduk, Hafisz Tohir Soroti Ketimpangan Indonesia
Belanja Online hingga Transaksi Kripto Sumbang Pajak Rp58,75 Triliun
Black October Guncang Dunia Digital, ICSF Ingatkan Indonesia Rawan Serangan Siber
Beras SPHP Dikemas Ulang Jadi 50 Kg, BULOG Turunkan Satgas Khusus ke Seluruh Indonesia
Wamentan Dorong Koperasi Beli Susu Peternak Langsung, Ini Targetnya

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 13:51 WIB

Investasi Rp1.010 Triliun Diklaim Tumbuh, Hafisz Tohir Soroti Lelang SUN Anjlok 50 Persen

Minggu, 1 November 2026 - 14:20 WIB

Di Tengah Ancaman Krisis Pangan Global, Indonesia Klaim Punya Stok Beras 25 Juta Ton

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:47 WIB

50 Orang Terkaya Kuasai Kekayaan Setara 55 Juta Penduduk, Hafisz Tohir Soroti Ketimpangan Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:20 WIB

Belanja Online hingga Transaksi Kripto Sumbang Pajak Rp58,75 Triliun

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Black October Guncang Dunia Digital, ICSF Ingatkan Indonesia Rawan Serangan Siber

Berita Terbaru