JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdullah, mendukung langkah Istana yang meminta Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengusut teror terhadap sejumlah influencer dan aktivis setelah mereka menyampaikan kritik kepada pemerintah.
Abdullah menegaskan, Polri harus bergerak cepat dan serius untuk mengungkap pelaku di balik aksi intimidasi tersebut. Menurutnya, negara tidak boleh kalah oleh praktik teror yang mengancam kebebasan berekspresi warga.
“Langkah Istana sudah tepat. Polri harus segera melakukan investigasi dan penyelidikan secara menyeluruh terhadap teror yang dialami para influencer. Negara tidak boleh kalah oleh praktik-praktik intimidasi,” kata Abdullah, Rabu (7/1/2026).
Ia menilai, teror terhadap pihak yang menyampaikan kritik merupakan ancaman serius bagi demokrasi dan supremasi hukum. Abdullah menekankan bahwa kritik, selama disampaikan secara konstitusional, merupakan bagian dari hak warga negara yang dilindungi undang-undang.
“Jika dibiarkan, teror seperti ini bisa menciptakan ketakutan publik dan membungkam suara kritis. Aparat penegak hukum harus memastikan rasa aman bagi seluruh warga negara,” ujarnya.
Penulis : lazir
Editor : ameri













