Menyambut Rajab dengan Muhasabah: Pelajaran Iman dari Akhir Bulan Jumadil Akhir 1447 H

- Penulis

Sabtu, 13 Desember 2025 - 16:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

JAKARTA – Kini kita berada di penghujung bulan Jumadil Akhir tahun 1447 Hijriah. Waktu terus berjalan, membawa kita semakin dekat menuju Rajab, bulan haram pertama dalam rangkaian bulan-bulan mulia sebelum Sya’ban dan Ramadhan.

Momentum ini seharusnya tidak berlalu begitu saja. Justru di akhir Jumadil Akhir inilah umat Islam diajak untuk berhenti sejenak, bermuhasabah, dan kembali mengingat jati diri sebagai seorang muslim. Sejarah Islam mencatat bahwa bulan Jumadil Akhir bukan bulan biasa—di dalamnya tersimpan banyak peristiwa besar yang sarat pelajaran iman, keteladanan, dan perjuangan.

Peristiwa Penting di Bulan Jumadil Akhir yang Menggetarkan Hati

🌹 Wafatnya Sayyidah Fāṭimah az-Zahrāʾ r.a.

Tanggal: 3 Jumadil Akhir 11 H
Putri tercinta Rasulullah ﷺ wafat dalam usia muda, hanya beberapa bulan setelah kepergian ayahandanya. Sayyidah Fāṭimah adalah simbol kesabaran, kesucian, dan keteguhan iman. Kepergiannya mengajarkan bahwa kemuliaan hidup bukan pada panjang usia, melainkan pada kedekatan dengan Allah.

⚖️ Wafatnya Khalifah Umar bin Abdul Aziz

Tanggal: 20 Jumadil Akhir 101 H
Ia dikenang sebagai pemimpin yang adil, zuhud, dan takut kepada Allah. Dalam masa kepemimpinannya yang singkat, Umar bin Abdul Aziz membuktikan bahwa kekuasaan bisa menjadi jalan menuju akhirat, bukan sekadar dunia.

🌺 Wafatnya Asmāʾ binti Abu Bakar r.a.

Tahun: 73 H
Sahabat wanita tangguh ini wafat di usia hampir 100 tahun. Ia adalah sosok ibu yang tegar, mendidik anaknya dengan iman dan keberanian. Hidupnya menjadi teladan bahwa iman harus dijaga hingga akhir hayat.

📚 Wafatnya Imam Al-Ghazali

Tanggal: 14 Jumadil Akhir 505 H
Seorang ulama besar yang berhasil memadukan ilmu, akhlak, dan tasawuf. Karya monumentalnya Iḥyāʾ ʿUlūm ad-Dīn hingga kini masih menjadi rujukan umat Islam dalam menyucikan hati dan memperbaiki amal.

🕊️ Wafatnya Imam An-Nawawi

Tanggal: 24 Jumadil Akhir 676 H
Ulama besar mazhab Syafi’i yang hidup sederhana dan penuh keberkahan. Karyanya seperti Riyāḍuṣ Ṣāliḥīn dan Al-Arbaʿīn an-Nawawiyyah terus menghidupkan sunnah Nabi ﷺ di tengah umat.

⚔️ Wafatnya Khalid bin Walid r.a.

Tahun: 22 H
Sang Saifullah al-Maslul wafat di atas tempat tidur, bukan di medan perang. Sebuah pelajaran mendalam bahwa takdir Allah melampaui rencana manusia, dan kemuliaan seorang hamba diukur dari keikhlasannya.

🕌 Hijrah dan Persiapan Perang Rasulullah ﷺ

Beberapa ekspedisi dan persiapan strategis Rasulullah ﷺ terjadi di bulan Jumadil Akhir. Ini menunjukkan bahwa Islam dibangun dengan perencanaan, kesabaran, dan tawakal, bukan sekadar kekuatan fisik.

Hikmah dan Keutamaan Bulan Jumadil Akhir

Meski bukan termasuk bulan haram, Jumadil Akhir memiliki nilai spiritual yang besar. Ia menjadi jembatan ruhani menuju bulan-bulan mulia: Rajab, Sya’ban, dan Ramadhan.

Bulan ini sangat tepat untuk:

Muhasabah diri dan memperbaiki niat

Menambah ilmu dan amal sunnah

Melatih konsistensi ibadah sebelum Ramadhan

 

—

Penutup: Jangan Biarkan Waktu Berlalu Tanpa Makna

Akhir Jumadil Akhir bukanlah penutup, melainkan panggilan untuk bersiap. Sejarah para tokoh besar Islam di bulan ini mengingatkan kita bahwa iman harus terus diperbarui, amal harus ditingkatkan, dan hati harus dipersiapkan.

Semoga kita termasuk hamba yang tidak lalai menyambut Rajab, tidak lengah menghadapi Sya’ban, dan siap meraih keberkahan Ramadhan.

“Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban, serta sampaikan kami ke bulan Ramadhan.” Amiiinnn.

 

 

Penulis : guntar

Editor : gunawan tarigan

Berita Terkait

MUI Kaji Fatwa Haram Rokok Elektrik
Biaya Haji 2027 Rp98,46 Juta, MUI: Subsidi Negara Tak Bertentangan dengan Syariat
Imam Besar dari 46 Negara Berkumpul di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden IAMI
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
Maulid Nabi dan Wisuda Tahfidz Al-Qur’an ke-5 Ponpes Khomsani Nur Berjalan Lancar dan Sukses
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas Awali Peringatan HUT ke-81 RI, Dihadiri 100 Ribu Jemaah
Pondok Pesantren Khomsani Nur Kembali Melahirkan Dua Hafiz Al-Qur’an 30 Juz

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 05:50 WIB

MUI Kaji Fatwa Haram Rokok Elektrik

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:37 WIB

Biaya Haji 2027 Rp98,46 Juta, MUI: Subsidi Negara Tak Bertentangan dengan Syariat

Senin, 28 September 2026 - 09:39 WIB

Imam Besar dari 46 Negara Berkumpul di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden IAMI

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:11 WIB

Maulid Nabi dan Wisuda Tahfidz Al-Qur’an ke-5 Ponpes Khomsani Nur Berjalan Lancar dan Sukses

Berita Terbaru