JAKARTA – Anggota RI asal Aceh, M. Nasir Djamil, mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk segera menetapkan status bencana nasional atas banjir besar yang melanda sejumlah provinsi di Indonesia. Ia menilai langkah ini sangat mendesak mengingat kondisi masyarakat kian memprihatinkan.
Nasir menjelaskan, banjir di Aceh dan berbagai daerah lainnya telah membuat banyak keluarga terjebak, akses darat terputus, serta distribusi bantuan belum mampu menjangkau seluruh wilayah terdampak. Berbagai unggahan di media sosial juga memperlihatkan situasi lapangan yang semakin mengkhawatirkan—mulai dari ancaman keselamatan warga hingga kerusakan infrastruktur.
“Banjir besar ini telah menelan korban jiwa, memicu penyakit kulit, memadamkan arus listrik, serta menimbulkan kerugian material dan immaterial yang tidak terhitung. Di Aceh, banjir akhir tahun ini merusak banyak barang elektronik dan kendaraan bermotor warga,” ujar NasirJumat ( 28/11/2025).
Ia menilai penanganan bencana akan terhambat apabila pemerintah pusat belum menetapkan status bencana nasional. Putusnya jalur darat di sejumlah titik telah menyebabkan kelangkaan kebutuhan pokok, memperparah kondisi warga, terutama mereka yang mengungsi dan sulit dijangkau oleh bantuan daerah.
Nasir menegaskan bahwa banjir kali ini telah memenuhi indikator yang tercantum dalam regulasi kebencanaan nasional, yakni UU 24/2007, PP 21/2008, dan Perpres 17/2018. Regulasi tersebut memungkinkan penetapan bencana nasional apabila terdapat banyak korban jiwa, kerugian material signifikan, cakupan wilayah terdampak lintas daerah, terganggunya pelayanan publik, serta menurunnya kemampuan daerah dalam melakukan penanganan.
“Jika tidak segera ditetapkan sebagai bencana nasional, saya khawatir jumlah korban akan terus bertambah. Dengan kerendahan hati, saya meminta Presiden Prabowo untuk mengambil langkah luar biasa. Negara dan pemerintah pusat harus hadir dan menyalurkan bantuan yang lebih besar serta terkoordinasi,” tegasnya.
Menutup pernyataannya, Nasir menyampaikan keyakinannya bahwa Presiden Prabowo akan mengambil langkah cepat demi keselamatan masyarakat. “Keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi,” ujarnya.
Penulis : lazir
Editor : ameri













