KemenP2MI dan Kemenlu Jalin Kerja Sama Perkuat Pelindungan Pekerja Migran Indonesia

- Penulis

Jumat, 17 Oktober 2025 - 09:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KemenP2MI menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Kemenlu (dok. rentak.id)

KemenP2MI menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Kemenlu (dok. rentak.id)

JAKARTA – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) untuk memperkuat pelayanan dan pelindungan bagi pekerja migran Indonesia (PMI).

Penandatanganan dilakukan oleh Menteri P2MI Mukhtarudin dan Menteri Luar Negeri Sugiono di Gedung Pancasila, Kemenlu, Jakarta, Kamis (16/10/2025).

Ruang lingkup kerja sama ini mencakup integrasi data antara sistem SiskoP2MI dan Peduli WNI, sinkronisasi kebijakan penempatan dan pelindungan PMI, serta peningkatan kapasitas SDM pelindungan melalui sosialisasi dan pelatihan. Selain itu, kedua kementerian juga akan memperkuat jejaring kerja sama pasar tenaga kerja luar negeri dan menangani permasalahan dalam pemenuhan hak-hak pekerja migran.

“Hari ini kami menandatangani nota kesepahaman dengan Kementerian Luar Negeri terkait pelayanan dan pelindungan terhadap pekerja migran Indonesia. Nota kesepahaman ini menjadi bukti nyata bahwa negara hadir melindungi para pahlawan devisa,” ujar Menteri P2MI Mukhtarudin.

Mukhtarudin berharap kerja sama tersebut membawa manfaat nyata bagi para PMI di luar negeri.
“Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat bagi kepentingan pekerja migran Indonesia, khususnya dalam hal pelayanan dan pelindungan,” tambahnya.

Wakil Menteri P2MI Christina Aryani menyebut kerja sama ini sebagai langkah strategis memperkuat koordinasi antarkementerian.
“Ini penting sekali, karena selama ini Kementerian Luar Negeri merupakan mitra strategis KemenP2MI. Hubungan kami sangat erat,” tegasnya.

Christina menambahkan, di tengah keterbatasan kewenangan KemenP2MI di luar negeri, peran Kemenlu menjadi sangat vital.
“Kami tidak bisa mengakses wilayah luar negeri tanpa dukungan Kemenlu,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, kedua kementerian akan segera menyusun rencana aksi bersama agar implementasi MoU berjalan efektif dan memberikan manfaat langsung bagi para pekerja migran Indonesia di seluruh dunia.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi
Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker
Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani
Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa
90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Wamenaker: Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja
Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo Hampir Rampung, Kementerian PU Siapkan Asrama 5 Lantai dan Masjid 4 Lantai
Indrajaya Sentil Kebijakan Pusat: Jangan Cuma Bagus di Atas Kertas, Rakyat Harus Merasakan Dampaknya
BSU 2026 Rp900 Ribu, Ini Syarat Penerima dan Batas Gaji yang Ditetapkan Kemnaker

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 09:16 WIB

Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker

Minggu, 1 November 2026 - 08:43 WIB

Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani

Minggu, 1 November 2026 - 08:32 WIB

Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:51 WIB

90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Wamenaker: Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo Hampir Rampung, Kementerian PU Siapkan Asrama 5 Lantai dan Masjid 4 Lantai

Berita Terbaru