Mendes Yandri Resmikan 1.000 Musdesus untuk Ajukan Modal KDMP ke Himbara

- Penulis

Jumat, 26 September 2025 - 08:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto resmi membuka 1.000 Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) secara serentak dan virtual pada Kamis (25/9/2025).

Musdesus ini digelar sebagai langkah awal pemberian dukungan pengembalian pinjaman melalui dana desa untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).

Acara ini diikuti oleh 1.000 peserta dari berbagai daerah dengan target jangka panjang menjangkau 20.053 desa mandiri.

Mendes Yandri menyebut pelaksanaan Musdesus perdana ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat ekonomi desa melalui pemberdayaan koperasi.

“Ini adalah pintu gerbang menuju kesuksesan Koperasi Desa Merah Putih di setiap desa. Keputusan dalam musyawarah ini akan menentukan arah dan keberhasilan koperasi di wilayah masing-masing,” tegas Mendes Yandri dalam sambutannya, didampingi Wakil Mendes PDT Ahmad Riza Patria.

Mendes Yandri menjelaskan, pemerintah memberikan dukungan menyeluruh, mulai dari pembiayaan, teknis bisnis, hingga payung hukum. Ia menekankan agar setiap kepala desa dan pengurus KDMP benar-benar memanfaatkan kesempatan ini dengan serius, khususnya dalam pengelolaan pembiayaan.

Menurut Yandri, jika koperasi mampu berkembang dengan baik, 30 persen pagu dana desa yang diatur dalam PermendesPDT Nomor 10 Tahun 2025 tidak perlu digunakan untuk pengembalian pinjaman. Hal ini memungkinkan dana tersebut dialokasikan ke program pembangunan lainnya.

“Semakin sukses koperasi, semakin sedikit ketergantungan pada dana desa. Desa juga akan mendapatkan imbal jasa sebesar 20 persen dari keuntungan koperasi,” ungkapnya.

Yandri menambahkan, keberhasilan koperasi akan berdampak langsung pada peningkatan ekonomi desa, pembukaan lapangan pekerjaan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Senada dengan itu, Wamendes Ahmad Riza Patria menegaskan bahwa salah satu indikator keberhasilan KDMP adalah ketika koperasi tidak memerlukan 30 persen dana desa untuk pengembalian pinjaman.

“Kepala desa harus memastikan proses pengajuan dana desa benar-benar sesuai prosedur. Jika koperasi berhasil, dana desa tidak akan tersentuh untuk membayar pinjaman,” jelas Wamendes Ariza.

Dalam Musdesus ini, peserta juga mendapatkan pelatihan mengenai sistem informasi KDMP untuk memudahkan pengajuan proposal bisnis. Materi tersebut disampaikan oleh Plt. Asisten Deputi Digitalisasi Koperasi Kemenkop, Risa Azmi.

Ke depan, setiap ketua koperasi yang mengikuti Musdesus akan mendapatkan pendampingan dari Bank Himbara sebagai mitra resmi di wilayah masing-masing. Dengan dukungan ini, diharapkan koperasi dapat mengelola usaha dengan profesional dan mandiri.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Karhutla Terus Berulang, Hasto PDIP Soroti Alih Fungsi Hutan dan Lemahnya Mitigasi
Bandara Riyadh Ditutup Imbas Serangan Houthi, Ini Hak Penumpang yang Wajib Dipenuhi Maskapai
ATR/BPN Buka Akses Peta Tanah Digital, Ini Informasi yang Bisa Dicek Masyarakat
Ateng Sutisna Minta Proyek Panas Bumi Flores Ditunda jika Keselamatan Warga Tak Terjamin
Pendaftaran Mitra MagangHub Ditutup 22 Oktober, Kemnaker Buka Layanan Konsultasi
BULOG Salurkan 53,5 Ton Beras SPHP ke 107 Koperasi Merah Putih, Bidik 8.000 Titik
Prabowo Rombak Kabinet Lagi! 7 Pejabat Baru Dilantik, Ini Daftar Lengkapnya
Reshuffle Prabowo Hari Ini? 8 Nama Pejabat Mencuat, Ada Jenderal TNI dan Kepala BNPB

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:16 WIB

Karhutla Terus Berulang, Hasto PDIP Soroti Alih Fungsi Hutan dan Lemahnya Mitigasi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Bandara Riyadh Ditutup Imbas Serangan Houthi, Ini Hak Penumpang yang Wajib Dipenuhi Maskapai

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:24 WIB

ATR/BPN Buka Akses Peta Tanah Digital, Ini Informasi yang Bisa Dicek Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:27 WIB

Ateng Sutisna Minta Proyek Panas Bumi Flores Ditunda jika Keselamatan Warga Tak Terjamin

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Pendaftaran Mitra MagangHub Ditutup 22 Oktober, Kemnaker Buka Layanan Konsultasi

Berita Terbaru