Badan Bahasa Dukung Penuh Pertemuan Penyair Nusantara XIII di Jakarta

- Penulis

Kamis, 11 September 2025 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para penyair saat di Badan Bahasa (dok. rentak)

Para penyair saat di Badan Bahasa (dok. rentak)

JAKARTA – Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Pertemuan Penyair Nusantara XIII (PPN XIII) yang akan digelar di Jakarta pada 11–14 September 2025.

Kepala Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra, Drs. Imam Budi Utomo, M.Hum., menegaskan bahwa PPN XIII merupakan wadah strategis untuk memperkuat peran sastra dalam mempererat persaudaraan lintas daerah hingga antarbangsa di kawasan Nusantara.

“Kami sangat menyambut baik acara ini dan siap berkolaborasi menyukseskan PPN XIII. Ini bukan sekadar ajang temu penyair, tetapi juga peristiwa kebudayaan yang penting untuk memperkuat posisi bahasa dan sastra Indonesia di tingkat global,” ujar Imam, Rabu (10/9/2025).

PPN XIII akan menghadirkan ratusan penyair dari berbagai provinsi di Indonesia serta sejumlah negara serumpun di Asia Tenggara. Berbagai kegiatan akan digelar, mulai dari pembacaan puisi, diskusi kebudayaan, peluncuran buku, hingga workshop kepenulisan yang ditujukan untuk generasi muda.

Imam menjelaskan, dukungan Badan Bahasa sangat penting bagi keberlangsungan acara ini karena lembaga tersebut memiliki peran langsung dalam pengembangan bahasa dan sastra Indonesia, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Lokasi dan Jadwal Acara PPN XIII

Rangkaian acara PPN XIII akan dilaksanakan di beberapa lokasi penting di Jakarta, yaitu:

Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki (TIM): pembukaan pada 11 September 2025.

Badan Bahasa: penutupan pada 13 September 2025.

Perpustakaan Nasional dan Taman Silang Monas: kegiatan pendukung seperti pembacaan puisi dan workshop.

Dengan dukungan resmi pemerintah, PPN XIII diharapkan mampu menjadi momentum untuk memperkuat ekosistem sastra Indonesia sekaligus memperluas jejaring kebudayaan di tingkat internasional.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Jejak Majapahit Dihidupkan Kembali, Menbud Fadli Zon Sulap Candi Jabung Jadi Pusat Ekosistem Budaya
Menatap Sunyi yang Retak: Ulasan atas Kumpulan Cerpen “Jangan Tatap Mataku”
Banyuwangi Art Exhibition 2025 Hadirkan 157 Karya, Lukisan Bupati Ditawar Rp 1 Triliun
Banjir dan Longsor Rusak Situs Budaya, LKKI Minta Pemerintah Bertindak Cepat
Tari Sufi Kian Hidup di Pesantren Indonesia, Perpaduan Dzikir dan Keindahan Gerak
Ketua Teater Imago Medan Tanggapi Aspirasi Kolaborasi dengan TENA: “Kapal Seni Perlu Bahan Bakar, Bukan Sekadar Ide”
Naskah Monolog “Pisang Terakhir”
Kemenag Akhiri Tugas Penyelenggaraan Haji dengan Indeks Kepuasan Jamaah Capai 88,46

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 08:28 WIB

Jejak Majapahit Dihidupkan Kembali, Menbud Fadli Zon Sulap Candi Jabung Jadi Pusat Ekosistem Budaya

Sabtu, 10 Januari 2026 - 09:56 WIB

Menatap Sunyi yang Retak: Ulasan atas Kumpulan Cerpen “Jangan Tatap Mataku”

Senin, 22 Desember 2025 - 07:07 WIB

Banyuwangi Art Exhibition 2025 Hadirkan 157 Karya, Lukisan Bupati Ditawar Rp 1 Triliun

Minggu, 21 Desember 2025 - 10:01 WIB

Banjir dan Longsor Rusak Situs Budaya, LKKI Minta Pemerintah Bertindak Cepat

Rabu, 12 November 2025 - 19:23 WIB

Tari Sufi Kian Hidup di Pesantren Indonesia, Perpaduan Dzikir dan Keindahan Gerak

Berita Terbaru