JAKARTA – Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menggelar sejumlah agenda penting pada Kamis, 21 Agustus 2025.
Rangkaian kegiatan dimulai sejak pagi hingga sore hari, meliputi rapat paripurna, rapat komisi, penyusunan undang-undang, hingga diskusi publik bersama Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP).
Rapat Paripurna DPR RI
Pada pukul 10.00 WIB, DPR RI menggelar Rapat Paripurna dengan tiga agenda utama, yakni:
Pembicaraan Tingkat II/Pengambilan Keputusan terhadap RUU tentang Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan APBN Tahun Anggaran 2024.
Tanggapan Pemerintah atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi mengenai RUU APBN Tahun Anggaran 2026 beserta Nota Keuangannya.
Laporan Komisi III DPR RI terkait hasil pembahasan penggantian Hakim Konstitusi pada Mahkamah Konstitusi (MK), yang dilanjutkan dengan pengambilan keputusan.
Diskusi Dialektika Demokrasi
Pada pukul 12.30 WIB, Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) bersama Biro Pemberitaan DPR RI menggelar diskusi publik bertajuk Dialektika Demokrasi. Tema yang diangkat adalah “Mengupas Salah Satu Poin pada RAPBN 2026: Memperkuat Ketahanan Pangan Nasional”.
Diskusi ini menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain:
Pimpinan/Anggota Banggar DPR RI
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Panggah Susanto
Anggota Komisi IV DPR Fraksi PKB, Rina Saadah
Pengamat Pertanian PERHEPI, Khudori
Diskusi akan dipandu oleh Erwin Siregar, Wakil Ketua KWP.
Agenda Komisi dan Baleg DPR RI
Pukul 13.00 WIB: Badan Legislasi (Baleg) DPR RI melanjutkan penyusunan RUU tentang Pelindungan Pekerja Rumah Tangga.
Komisi IV DPR RI menggelar Rapat Kerja dengan Menteri Pertanian, Kepala Badan Pangan Nasional, dan Direktur Utama Perum Bulog untuk membahas isu aktual beras dan pangan lainnya.
Komisi VI DPR RI melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama direksi sejumlah bank BUMN, yakni Bank Mandiri, BRI, BNI, BTN, dan Bank Syariah Indonesia. Agenda utama mencakup evaluasi kinerja semester I tahun 2025 serta penyampaian roadmap kerja korporasi.
Aspirasi Petani Tebu
Pada pukul 15.00 WIB, Komisi IV DPR RI juga dijadwalkan menerima audiensi dari Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (DPN APRTI). Pertemuan ini bertujuan menampung aspirasi terkait permasalahan gula dan tetes tebu yang dihadapi petani.
Penulis : lazir
Editor : ameri













