PASURUAN – Kementerian Ketenagakerjaan meluncurkan Program Peduli PHK di Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC) Pasuruan, Jawa Timur, Jumat (8/8/2025).
Langkah ini menjadi kolaborasi strategis pemerintah dan dunia usaha untuk membantu pekerja atau buruh yang kehilangan pekerjaan.
Menaker Yassierli menyebut program ini sebagai intervensi penting agar pekerja terdampak tidak terjebak dalam ketidakpastian ekonomi.
“Peduli PHK membuka harapan dan peluang baru bagi mereka yang kehilangan pekerjaan,” tegasnya.
Dalam acara ini, Menaker secara simbolis menyerahkan Manfaat Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) kepada perwakilan peserta. JKP mencakup bantuan uang tunai, akses pasar kerja, hingga pelatihan untuk percepatan penempatan kembali.
Program Peduli PHK di Pasuruan memiliki tiga agenda utama:
Pelatihan kewirausahaan untuk 200 pekerja terdampak PHK, menghadirkan pelaku UMKM sukses. Sebanyak 25 peserta terbaik akan mendapat pendampingan bisnis sebulan penuh.
Pelayanan KB di tempat kerja, kolaborasi Kemnaker, BKKBN, dan PT HM Sampoerna Tbk untuk meningkatkan kualitas hidup pekerja.
Peluncuran buku Hubungan Industrial Pancasila, panduan membangun hubungan kerja harmonis berlandaskan nilai gotong royong, kemitraan, dan keadilan sosial.
Yassierli mengapresiasi dukungan PT HM Sampoerna Tbk., BPJS Ketenagakerjaan, dan BKKBN. Ia berharap model kolaborasi ini bisa diadopsi di seluruh Indonesia.
Penulis : amanda az
Editor : reni diana













