Kemnaker Gulirkan Program Peduli PHK di Pasuruan, Buka Jalan Baru untuk Pekerja Terdampak

- Penulis

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli meresmikan Workshop Kejuruan Otomotif – Electric Vehicle (EV) dan secara resmi membuka Pelatihan Berbasis Kompetensi. (dok.rentak.id)

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli meresmikan Workshop Kejuruan Otomotif – Electric Vehicle (EV) dan secara resmi membuka Pelatihan Berbasis Kompetensi. (dok.rentak.id)

PASURUAN – Kementerian Ketenagakerjaan meluncurkan Program Peduli PHK di Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC) Pasuruan, Jawa Timur, Jumat (8/8/2025).

Langkah ini menjadi kolaborasi strategis pemerintah dan dunia usaha untuk membantu pekerja atau buruh yang kehilangan pekerjaan.

Menaker Yassierli menyebut program ini sebagai intervensi penting agar pekerja terdampak tidak terjebak dalam ketidakpastian ekonomi.
“Peduli PHK membuka harapan dan peluang baru bagi mereka yang kehilangan pekerjaan,” tegasnya.

Dalam acara ini, Menaker secara simbolis menyerahkan Manfaat Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) kepada perwakilan peserta. JKP mencakup bantuan uang tunai, akses pasar kerja, hingga pelatihan untuk percepatan penempatan kembali.

Program Peduli PHK di Pasuruan memiliki tiga agenda utama:

Pelatihan kewirausahaan untuk 200 pekerja terdampak PHK, menghadirkan pelaku UMKM sukses. Sebanyak 25 peserta terbaik akan mendapat pendampingan bisnis sebulan penuh.

Pelayanan KB di tempat kerja, kolaborasi Kemnaker, BKKBN, dan PT HM Sampoerna Tbk untuk meningkatkan kualitas hidup pekerja.

Peluncuran buku Hubungan Industrial Pancasila, panduan membangun hubungan kerja harmonis berlandaskan nilai gotong royong, kemitraan, dan keadilan sosial.

Yassierli mengapresiasi dukungan PT HM Sampoerna Tbk., BPJS Ketenagakerjaan, dan BKKBN. Ia berharap model kolaborasi ini bisa diadopsi di seluruh Indonesia.

Penulis : amanda az

Editor : reni diana

Berita Terkait

Sugiono Temukan Akar Masalah Stunting di Subang, MBG Saja Tak Cukup
Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi
Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker
Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani
Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa
90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Wamenaker: Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja
Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo Hampir Rampung, Kementerian PU Siapkan Asrama 5 Lantai dan Masjid 4 Lantai
Indrajaya Sentil Kebijakan Pusat: Jangan Cuma Bagus di Atas Kertas, Rakyat Harus Merasakan Dampaknya

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 08:53 WIB

Sugiono Temukan Akar Masalah Stunting di Subang, MBG Saja Tak Cukup

Minggu, 1 November 2026 - 14:41 WIB

Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi

Minggu, 1 November 2026 - 09:16 WIB

Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker

Minggu, 1 November 2026 - 08:43 WIB

Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani

Minggu, 1 November 2026 - 08:32 WIB

Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa

Berita Terbaru