Menaker Yassierli: Transformasi Ketenagakerjaan Harus Berbasis Manusia Hadapi AI dan Disrupsi Global

- Penulis

Selasa, 17 Juni 2025 - 19:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli dalam 51st IFTDO World Conference & Exhibition 2025 (dok.rentak.id)

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli dalam 51st IFTDO World Conference & Exhibition 2025 (dok.rentak.id)

JAKARTA – Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menekankan pentingnya transformasi ketenagakerjaan yang berpusat pada manusia (people-centered transformation) sebagai jawaban atas disrupsi global yang kian cepat dan kompleks.

Pernyataan tersebut disampaikan Menaker saat menjadi pembicara utama dalam 51st IFTDO World Conference & Exhibition 2025 yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Selasa (17/6/2025).

“Transformasi ketenagakerjaan tidak bisa hanya berbicara soal teknologi dan produktivitas, tapi juga tentang manusia—dignity, potensi, dan aspirasinya,” ujar Yassierli di hadapan peserta dari berbagai negara.

Dalam forum internasional itu, Menaker mengungkapkan sejumlah tantangan besar di dunia kerja global, mulai dari pesatnya perkembangan teknologi digital, penetrasi kecerdasan buatan (AI), pertumbuhan sektor informal, hingga bergesernya nilai-nilai kerja di kalangan generasi muda.

“Lebih dari 100 juta pekerjaan diperkirakan akan tergantikan oleh AI dalam 10 tahun ke depan. Dan 44 persen keterampilan inti akan berubah hanya dalam lima tahun. Jika kita tidak segera bertindak dengan pelatihan yang cepat dan inklusif, maka banyak pekerja akan tertinggal,” tegasnya.

Sebagai respons, pemerintah Indonesia mengadopsi pendekatan People-Centered Approach (PCA), yang menempatkan manusia sebagai inti dari seluruh kebijakan dan strategi ketenagakerjaan.

Yassierli menjelaskan bahwa pendekatan ini diterapkan secara nyata melalui kolaborasi lintas pemangku kepentingan—pemerintah, dunia usaha, serikat pekerja, serta lembaga pelatihan—dalam semangat gotong royong.

Menurutnya, Kementerian Ketenagakerjaan juga telah merancang strategi nasional berbasis tiga pilar utama: memperkuat fondasi sumber daya manusia, mereformasi kelembagaan serta dialog ketenagakerjaan, dan mengoptimalkan inovasi digital, termasuk melalui program AI for SIAPKerja.

“Manusia kini tidak lagi diposisikan hanya sebagai pelaksana tugas, melainkan sebagai kontributor aktif yang memiliki peran besar dalam pembangunan nasional,” ujarnya.

Menutup pidatonya, Menaker mengajak negara-negara lain untuk bersama-sama membangun ekosistem ketenagakerjaan masa depan yang inklusif dan berkeadilan.

“Kita harus bergerak cepat, memperluas pelatihan ulang, dan menciptakan dunia kerja yang adil, produktif, dan adaptif terhadap era transformasi digital,” pungkasnya.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

BULOG Bagikan 350 Ribu Paket Sembako di May Day 2026, Bantu Ringankan Beban Buruh
AHY Dorong Percepatan Flyover dan Underpass untuk Atasi Perlintasan Rawan di Bekasi
KSPI Alihkan Aksi May Day 2026 ke Monas Usai Bertemu Presiden Prabowo
ATR/BPN Permudah Pengaduan Masyarakat Lewat Kanal Digital, Ini Cara dan Aksesnya
Tragedi Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, DPR Soroti Dugaan Kegagalan Sistem Keselamatan KAI
Kemnaker Perkuat Kompetensi Mahasiswa Polteknaker Hadapi Transformasi Digital dan Peluang Green Jobs 2026
Barantin Perkuat Laboratorium Karantina Hewan, Jamin Keamanan Pangan Nasional 2026
Penataan Pulau Penyengat Kian Digenjot, Destinasi Wisata Budaya Melayu di Kepri Makin Tertata
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:19 WIB

BULOG Bagikan 350 Ribu Paket Sembako di May Day 2026, Bantu Ringankan Beban Buruh

Kamis, 30 April 2026 - 11:34 WIB

AHY Dorong Percepatan Flyover dan Underpass untuk Atasi Perlintasan Rawan di Bekasi

Rabu, 29 April 2026 - 13:56 WIB

KSPI Alihkan Aksi May Day 2026 ke Monas Usai Bertemu Presiden Prabowo

Selasa, 28 April 2026 - 18:53 WIB

ATR/BPN Permudah Pengaduan Masyarakat Lewat Kanal Digital, Ini Cara dan Aksesnya

Selasa, 28 April 2026 - 10:44 WIB

Tragedi Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, DPR Soroti Dugaan Kegagalan Sistem Keselamatan KAI

Berita Terbaru