Ratusan Buruh Gelar Aksi di Rumah Pemilik PT Sritex, Tuntut THR dan Pesangon Dibayar

- Penulis

Jumat, 21 Maret 2025 - 21:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

JAKARTA – Ratusan buruh yang tergabung dalam KSPI, Partai Buruh, serta pekerja PT Sritex menggelar aksi unjuk rasa di depan rumah pemilik PT Sritex, Iwan Lukminto, di Jl Bhayangkara No. 59, Sriwedari, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Jumat (21/3/2025).

Mereka menuntut pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) dan pesangon yang hingga kini belum diberikan.

Ketua Exco Partai Buruh dan KSPI Jawa Tengah, Aulia Hakim, menegaskan bahwa aksi ini membawa dua tuntutan utama.

“Pertama, kami menuntut pembayaran THR puluhan ribu buruh paling lambat H-7 Lebaran. Kedua, kami mendesak agar pesangon, uang penghargaan masa kerja, uang penggantian hak sebesar 15%, uang pengganti cuti, serta hak-hak buruh lainnya seperti uang koperasi segera dibayarkan dalam batas waktu yang sama,” ujarnya.

Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, menegaskan bahwa aksi ini bukan yang terakhir.

“Ini baru permulaan. Kami akan terus menggelar aksi di depan rumah Iwan Lukminto sampai seluruh hak buruh dipenuhi,” tegasnya.

Iqbal juga mengkritik sikap Menteri Ketenagakerjaan yang dinilainya hanya memberikan janji tanpa tindakan nyata.

“Menaker jangan hanya bicara di konferensi pers. Yang kami butuhkan adalah anjuran tertulis dari Menaker RI yang secara jelas mencantumkan besaran pesangon, uang penghargaan masa kerja, uang penggantian hak, uang pengganti cuti, serta hak-hak buruh lainnya. Bukan sekadar janji-janji kosong!” katanya dengan nada tegas.

Ia juga menegaskan bahwa jika tidak ada anjuran tertulis dari Menaker terkait PHK massal ini, KSPI dan Partai Buruh akan menganggap PHK yang dilakukan PT Sritex sebagai tindakan sepihak dan ilegal.

“Kami tidak akan tinggal diam jika buruh terus diperlakukan seperti ini,” tambahnya.

Aksi ini dimulai dengan titik kumpul di Stadion Sriwedari. Dari sana, ratusan buruh berjalan kaki menuju rumah pribadi Iwan Lukminto dengan membawa spanduk tuntutan dan berorasi di bawah pengawalan ketat aparat kepolisian.

Koordinator Aksi KSPI, Makbullah Fauzi, menyebut bahwa aksi ini adalah bentuk perlawanan buruh terhadap ketidakadilan yang mereka alami.

“Kami akan terus bersuara hingga pesangon dan THR dibayarkan. Ini bukan sekadar tuntutan, ini hak buruh yang harus dipenuhi!” tegas pria yang akrab disapa Buya itu.

KSPI dan Partai Buruh menegaskan bahwa perjuangan ini akan terus berlanjut hingga seluruh hak buruh dipenuhi.

Mereka juga mengajak masyarakat luas untuk ikut mengawal kasus ini sebagai bentuk solidaritas terhadap nasib buruh yang semakin terpinggirkan. ***

 

 

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru