Mudik Lebaran 2025: Kemenhub Siapkan Strategi Atasi 146 Juta Pemudik

- Penulis

Minggu, 16 Maret 2025 - 10:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemprov DKI Diminta Perbanyak Bus Gratis untuk Mudik, Sepeda Motor Masih Jadi Pilihan. (Chat GPT)

Pemprov DKI Diminta Perbanyak Bus Gratis untuk Mudik, Sepeda Motor Masih Jadi Pilihan. (Chat GPT)

JAKARTA – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Badan Kebijakan Transportasi (BKT) mengungkap hasil survei terbaru mengenai potensi pergerakan masyarakat selama periode Lebaran 2025.

Berdasarkan survei jumlah pemudik tahun ini diperkirakan mencapai 146,48 juta orang atau sekitar 52 persen dari total penduduk Indonesia.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan bahwa hasil survei ini telah disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto serta berbagai pihak terkait, termasuk DPR, kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, kepolisian, BUMN, hingga sektor swasta.

“Menyikapi potensi pergerakan yang begitu besar, kami telah menggelar rapat koordinasi dengan para menteri, kepala daerah, pimpinan BUMN, dan sektor swasta. Langkah ini dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dan balik Lebaran dengan aman, nyaman, dan lancar,” ujar Dudy dikutip Minggu (16/3/2025).

Pemerintah telah menyiapkan berbagai kebijakan guna mengantisipasi lonjakan pemudik yang berpotensi menyebabkan kepadatan di sejumlah simpul transportasi dan ruas jalan utama.

“Beberapa langkah yang kami siapkan antara lain penerapan Work from Anywhere (WFA), penyelenggaraan mudik gratis, serta rekayasa dan pengaturan lalu lintas, terutama di daerah yang berisiko mengalami kemacetan tinggi,” jelas Dudy.

Berdasarkan hasil survei, puncak arus mudik diprediksi terjadi pada H-3 Lebaran atau 28 Maret 2025 dengan pergerakan mencapai 12,1 juta orang, sedangkan puncak arus balik diperkirakan jatuh pada H+5 atau 6 April 2025 dengan jumlah pemudik mencapai 31,49 juta orang.

Sebaran pemudik berdasarkan daerah asal menunjukkan bahwa Jawa Barat menjadi daerah dengan jumlah pemudik tertinggi, yakni 30,9 juta orang (21,1%), diikuti oleh Jawa Timur (26,4 juta orang), Jawa Tengah (23,3 juta orang), Banten (7,9 juta orang), dan DKI Jakarta (6,7 juta orang).

Sementara itu, tujuan perjalanan terbesar adalah Jawa Tengah (36,6 juta orang), Jawa Timur (27,4 juta orang), Jawa Barat (22,1 juta orang), Yogyakarta (9,4 juta orang), dan Sumatera Utara (6,2 juta orang).

Moda Transportasi Favorit Pemudik

Dalam survei ini, mobil pribadi masih menjadi pilihan utama masyarakat dengan total pengguna diperkirakan mencapai 33,69 juta orang (23%). Disusul oleh bus (24,76 juta orang), kereta api antarkota (23,58 juta orang), pesawat (19,77 juta orang), dan sepeda motor (12,74 juta orang).

Hari keberangkatan dengan mobil pribadi terbanyak diperkirakan terjadi pada H-3 dengan jumlah 3,47 juta kendaraan, sementara arus balik tertinggi terjadi pada H+5 dengan jumlah 6,97 juta kendaraan.

Potensi kepadatan lalu lintas terbesar diprediksi terjadi di Tol Trans Jawa dengan pergerakan mencapai 7,95 juta kendaraan.

Untuk sepeda motor, puncak keberangkatan juga terjadi pada H-3 dengan 1,08 juta pemudik, sedangkan arus balik terbanyak diperkirakan pada H+5 dengan 2,3 juta pemudik.

Kepadatan kendaraan roda dua diprediksi terjadi di jalan arteri atau jalur alternatif, dengan total pergerakan mencapai 4,41 juta kendaraan.

“Kami telah mengidentifikasi titik-titik simpul transportasi yang diperkirakan mengalami kepadatan tertinggi,” kata Dudy.

Untuk terminal bus, Terminal Purabaya Surabaya menjadi yang terpadat dengan jumlah keberangkatan 1,08 juta orang, sementara Terminal Giwangan Yogyakarta menjadi tujuan tersibuk dengan 609,45 ribu penumpang.

Pada moda kereta api, Stasiun Pasar Senen Jakarta diprediksi menjadi stasiun keberangkatan tersibuk dengan 4,08 juta penumpang, sementara Stasiun Tugu Yogyakarta menjadi tujuan utama dengan 2,02 juta penumpang.

Di sektor penerbangan, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar menjadi bandara keberangkatan terpadat dengan 1,60 juta penumpang, sementara Bandara Juanda Surabaya menjadi tujuan utama dengan 3,24 juta penumpang.

Untuk transportasi laut, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya diprediksi menjadi yang tersibuk baik sebagai pelabuhan asal (292,81 ribu orang) maupun tujuan (766,38 ribu orang).

“Kami berkomitmen untuk memastikan penyelenggaraan angkutan Lebaran tahun ini berjalan dengan aman dan terkendali. Pusat Informasi Transportasi akan kami optimalkan dan beroperasi 24 jam penuh untuk memantau pergerakan semua moda transportasi,” pungkas Dudy.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Wakil Menteri Perhubungan Suntana, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, Kepala Basarnas Mohammad Syafii, pejabat tinggi Kemenhub, serta pimpinan BUMN dan asosiasi transportasi. ***

 

Penulis : amanda az

Editor : regardo

Berita Terkait

Musda KNPI Sultra Digelar Mei, Fokus Perkuat Kepemimpinan Daerah
Irman Gusman: Pemimpin Besar Lahir dari Krisis, Bukan Zona Nyaman
Finquest Jadi Terobosan Baru, Pembiayaan Karantina Tak Lagi Bergantung APBN
Desak Tangkap Saiful Mujani dan Islah Bahrawi, Aktivis Pro 08 Kepung Mabes Polri
Tangis Syukur Mbah Tupon Pecah, Sertipikat Tanah Akhirnya Kembali Usai Diterpa Mafia Tanah
Saleh Daulay Dorong JK Temui Prabowo: Kritik Langsung Lebih Bermakna daripada Lewat Media
WFH Diterapkan, Barantin Tetap Tancap Gas: Ribuan Sertifikat Karantina Terbit Tanpa Hambatan
May Day 2026: Buruh Turun ke DPR, Tolak Seremoni dan Desak UU Ketenagakerjaan Baru

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 18:40 WIB

Musda KNPI Sultra Digelar Mei, Fokus Perkuat Kepemimpinan Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 08:31 WIB

Finquest Jadi Terobosan Baru, Pembiayaan Karantina Tak Lagi Bergantung APBN

Senin, 13 April 2026 - 16:26 WIB

Desak Tangkap Saiful Mujani dan Islah Bahrawi, Aktivis Pro 08 Kepung Mabes Polri

Senin, 13 April 2026 - 08:21 WIB

Tangis Syukur Mbah Tupon Pecah, Sertipikat Tanah Akhirnya Kembali Usai Diterpa Mafia Tanah

Sabtu, 11 April 2026 - 09:07 WIB

Saleh Daulay Dorong JK Temui Prabowo: Kritik Langsung Lebih Bermakna daripada Lewat Media

Berita Terbaru

Inara Rusli/Instagram Inara Rusli

Hiburan

Pemeriksaan Inara Rusli Akan Dijadwal Ulang

Rabu, 15 Apr 2026 - 19:33 WIB

Hiburan

Dinar Candy Tolak Tawaran Rp1 Miliar untuk Kencan

Rabu, 15 Apr 2026 - 19:24 WIB