Megawati Tegaskan Tidak Ada Plt Sekjen PDIP Pengganti Hasto Kristiyanto

- Penulis

Jumat, 21 Februari 2025 - 05:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hasto Kristiyanto saat menjemput Megawati Soekarnoputri. (dok. pdip)

Hasto Kristiyanto saat menjemput Megawati Soekarnoputri. (dok. pdip)

JAKARTA –  Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP), Prof. Dr. Megawati Soekarnoputri, mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh kader dan simpatisan partai dalam merespons penahanan Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Arahan tersebut disampaikan oleh Ketua DPP PDIP Bidang Kehormatan, Komaruddin Watubun, dalam konferensi pers di kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis (20/2/2025) malam.

Megawati menegaskan bahwa PDIP bukanlah partai yang mudah goyah menghadapi tekanan.

Ia mengingatkan bahwa partai berlambang banteng ini masih memiliki kekuatan besar.

“Kita sudah terbiasa menghadapi tekanan. Namun, PDIP masih memiliki napas yang panjang,” ujar Komaruddin, menyampaikan pesan Megawati.

Instruksi kedua, Megawati meminta seluruh jaringan partai untuk tetap tenang dan bersiap menghadapi segala kemungkinan.

“Kader dan simpatisan PDI Perjuangan harus tetap waspada dan bersiap menghadapi kemungkinan terburuk,” lanjut Komaruddin.

Selain itu, Megawati juga melarang seluruh kader untuk berkomentar mengenai kasus hukum yang menjerat Hasto Kristiyanto. Ia meminta agar semua pihak mengikuti arahan partai dan tidak bertindak di luar komando.

“Seluruh kader harus bergerak sesuai instruksi Ketua Umum. Tidak ada yang berbicara mengenai kasus ini di luar yang sudah ditentukan,” tegasnya.

Terakhir, Megawati memastikan bahwa tidak akan ada pengganti atau pelaksana tugas (Plt) untuk posisi Sekjen yang ditinggalkan Hasto.

“Dalam situasi ini, Ketua Umum yang akan mengambil alih komando. Tidak ada pengangkatan Plt Sekjen,” pungkas Komaruddin. ***

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Amnesty Desak DPR Tinjau Keikutsertaan Indonesia di Dewan Perdamaian Bentukan Trump
DPD–MPR Perkuat Sinergi, Bahas Kolaborasi Strategis hingga Penertiban Aset Negara
Imam Besar Masjid Nabawi Pimpin Doa Saat Megawati Ziarah ke Makam Rasulullah
Megawati Terima Gelar Doktor Kehormatan di Princess Naurah University Arab Saudi
Megawati Hadiri Zayed Award 2026, Basarah Soroti Diplomasi Kemanusiaan Indonesia
Masuk Board of Peace, Prabowo Dinilai Jalankan Strategi Berisiko demi Palestina Merdeka
Hasto Kristiyanto Tutup Kunjungan Kerja di Sukabumi dengan Konsolidasi Kader PDI Perjuangan
Tunjukkan Jiwa Kesatria Usai Diganti, Ijeck : Saya Serahkan Keputusan ke Ketum Bahlil

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:37 WIB

Amnesty Desak DPR Tinjau Keikutsertaan Indonesia di Dewan Perdamaian Bentukan Trump

Kamis, 12 Februari 2026 - 08:05 WIB

DPD–MPR Perkuat Sinergi, Bahas Kolaborasi Strategis hingga Penertiban Aset Negara

Kamis, 12 Februari 2026 - 07:21 WIB

Imam Besar Masjid Nabawi Pimpin Doa Saat Megawati Ziarah ke Makam Rasulullah

Senin, 9 Februari 2026 - 16:04 WIB

Megawati Terima Gelar Doktor Kehormatan di Princess Naurah University Arab Saudi

Selasa, 3 Februari 2026 - 09:19 WIB

Megawati Hadiri Zayed Award 2026, Basarah Soroti Diplomasi Kemanusiaan Indonesia

Berita Terbaru

Inara Rusli/Instagram Inara Rusli

Hiburan

Pemeriksaan Inara Rusli Akan Dijadwal Ulang

Rabu, 15 Apr 2026 - 19:33 WIB

Hiburan

Dinar Candy Tolak Tawaran Rp1 Miliar untuk Kencan

Rabu, 15 Apr 2026 - 19:24 WIB