Pembelajaran Ramadan 2025: Ustaz Sofyan Dorong Tadarus dan Pesantren Kilat untuk Siswa

- Penulis

Rabu, 22 Januari 2025 - 07:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Santri Khomsani Nur Klanting Lumajang

Santri Khomsani Nur Klanting Lumajang

JAKARTA – Pemerintah telah resmi mengeluarkan Surat Edaran Bersama (SEB) terkait pelaksanaan pembelajaran selama bulan Ramadan 1446 Hijriah/2025 Masehi.

Dalam surat tersebut, dijelaskan berbagai aktivitas pembelajaran khusus bagi siswa muslim, seperti tadarus Alquran, pesantren kilat, kajian keislaman, serta kegiatan lainnya yang bernilai religius.

Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Persatuan Islam (Persis) Jakarta, Ustaz Sofyan Munawar, menyampaikan apresiasi atas kebijakan ini.

Menurutnya, langkah ini sangat relevan dengan tujuan pendidikan nasional, yakni mencetak generasi yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, serta cerdas, kreatif, dan berilmu.

“Kebijakan ini tidak hanya memperkuat sisi pendidikan formal, tetapi juga memberikan dampak sosial dan budaya yang positif bagi siswa,” ujar Ustaz Sofyan, Rabu (22/1/2025).

Ustaz Sofyan menekankan pentingnya memanfaatkan Ramadan sebagai bulan penuh nilai spiritual untuk meningkatkan kualitas iman, ibadah, dan akhlak siswa. Ia menegaskan bahwa kegiatan seperti tadarus, pesantren kilat, dan kajian keislaman dapat menjadi sarana efektif dalam pembentukan karakter generasi muda.

“Ramadan adalah bulan penuh berkah, di mana kita diwajibkan berpuasa. Ini bukan alasan untuk bermalas-malasan atau mengurangi semangat belajar. Sebaliknya, ini adalah waktu untuk berkompetisi dan meningkatkan berbagai aktivitas yang bermanfaat,” kata Ustaz Sofyan.

Ia juga berharap pelaksanaan kegiatan keagamaan selama Ramadan di sekolah dapat melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kecerdasan spiritual. “Sinergi antara kecerdasan intelektual dan spiritual akan menciptakan harmoni dalam ilmu, amal, dan akhlak mulia. Ini adalah fondasi utama untuk membentuk generasi yang tangguh dan berakhlakul karimah,” tuturnya.

Melalui kebijakan ini, Ustaz Sofyan optimis bahwa nilai-nilai Ramadan akan semakin tertanam dalam kehidupan siswa, menjadikan mereka pribadi yang lebih baik di masa depan. ***

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru