Waspada Kecurangan SNPMB, Mendikti: Tindakan Tegas Akan Diambil

- Penulis

Selasa, 27 Mei 2025 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Brian Yuliarto menegaskan bahwa Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) merupakan bagian penting dari proses menjemput masa depan generasi muda.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dalam proses seleksi, serta berjanji akan menindak tegas setiap bentuk kecurangan yang terjadi.

“Masih ada jalur mandiri dan juga perguruan tinggi swasta yang kualitasnya tidak kalah, bahkan setara dengan perguruan tinggi negeri. Jadi ini bagian dari proses untuk adik-adik kita, siswa-siswa yang akan melanjutkan ke jenjang kuliah,” ujar Brian di Depan Graha Diktisaintek Gedung D Lantai 2 Kemdiktisaintek
Jalan Jenderal Sudirman Senayan Jakarta, Selasa (27/5/2025).

Ia pun menyemangati para siswa yang belum lolos dalam seleksi awal.

“Kalau pun memang belum berhasil pada kesempatan kali ini, masih banyak jalan lain. Masih banyak cara lain untuk meraih masa depan yang diimpikan,” katanya.

Meski demikian, Brian tak menutup mata terhadap sejumlah temuan ketidaksesuaian dalam pelaksanaan seleksi. Ia menyebut ada indikasi kecurangan yang muncul dan menjadi perhatian serius pihaknya.

“Kami tentu berhati-hati dan tidak berharap kecurangan terjadi. Apalagi dalam konteks akademik, itu adalah sesuatu yang sangat tidak bisa ditoleransi. Kepanitiaan akan menjelaskan lebih detail seperti apa bentuknya, dan tindakan tegas akan kami ambil bersama Kementerian,” tegasnya.

Ia menambahkan, panitia telah bekerja sama dengan aparat penegak hukum untuk memproses berbagai bentuk kecurangan yang ditemukan.

“Kami juga berharap segala hal yang telah diantisipasi oleh panitia bisa mencegah kejadian serupa di tahun-tahun berikutnya.”

Lebih lanjut, Brian mengingatkan siswa dan masyarakat agar waspada terhadap modus-modus kecurangan yang semakin terstruktur.

“Modus ini semakin by design, dan ini menuntut kita untuk lebih hati-hati. Kita tidak ingin proses yang tidak fair ini terus terjadi,” ujarnya.

Ia mengajak masyarakat agar tidak ragu melaporkan jika menemukan pola-pola yang mencurigakan.

“Silakan laporkan kalau ada tawaran-tawaran yang tidak sesuai ketentuan. Kita ingin proses ini bersih, adil, dan menghargai perjuangan siswa yang sungguh-sungguh.”

Di akhir pernyataannya, Brian menyampaikan apresiasi kepada para siswa yang telah berhasil lolos SNPMB serta seluruh panitia yang telah bekerja keras.

“Kami melihat lanu,gsung bagaimana Bapak-Ibu panitia bekerja luar biasa, bahkan sampai larut malam. Semua tahapan dilaksanakan dengan baik, dan besok hasilnya akan diumumkan secara resmi oleh panitia,” tutupnya.

Setelah itu, Brian mempersilakan Ketua Umum Panitia SNPMB untuk melanjutkan penjelasan teknis mengenai proses seleksi berbasis tes. ***

 

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Orang Tua Siswa Buka Suara, Hetifah Soroti Keamanan Asrama Sekolah Rakyat Samarinda
Lantik 162 Pejabat Kemendikdasmen, Abdul Mu’ti Tekankan Birokrasi yang Melayani
Toreh Sejarah Baru, Pramuka MA Khomsani Nur Lumajang Gelar Pelantikan Perdana
Dulu Bocor dan Rusak, Kini SDN Cirimekar 02 Bogor Punya Ruang Kelas Lebih Nyaman
FSGI Catat 100 Kasus Kekerasan di Sekolah, Korban Capai 1.000 Orang
TKA 2026 Ditutup, 4,2 Juta Siswa Sudah Mendaftar
Abdul Mu’ti Tegaskan Pendidikan Pancasila Tak Cukup Diajarkan di Kelas, Ini yang Diperkuat Kemendikdasmen
Forses 2026 Digelar, Mendiktisaintek Dorong K/L Perkuat Sinergi dan Pelayanan Publik

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:08 WIB

Orang Tua Siswa Buka Suara, Hetifah Soroti Keamanan Asrama Sekolah Rakyat Samarinda

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:32 WIB

Lantik 162 Pejabat Kemendikdasmen, Abdul Mu’ti Tekankan Birokrasi yang Melayani

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:56 WIB

Toreh Sejarah Baru, Pramuka MA Khomsani Nur Lumajang Gelar Pelantikan Perdana

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:05 WIB

Dulu Bocor dan Rusak, Kini SDN Cirimekar 02 Bogor Punya Ruang Kelas Lebih Nyaman

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:48 WIB

FSGI Catat 100 Kasus Kekerasan di Sekolah, Korban Capai 1.000 Orang

Berita Terbaru