RENTAK.ID – Arus lalu lintas di ruas Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa (Belmera) mulai menunjukkan lonjakan signifikan menjelang Lebaran 2025.
Data terbaru dari Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division (JNT) mencatat bahwa pada H-8 atau 23 Maret 2025, sebanyak 59.500 kendaraan melintas di tol tersebut.
Angka ini meningkat sebesar 1,4 persen dibandingkan dengan kondisi lalu lintas harian normal, yang berkisar di angka 58.658 kendaraan.
Menurut Tyas Pramoda Wardhani, Senior General Manager JNT, tren kenaikan volume kendaraan sudah tampak sejak beberapa hari sebelum puncak arus mudik.
“Khusus di Gerbang Tol Amplas, misalnya, pada H-10 tercatat ada 15.774 kendaraan menuju pusat Kota Medan, menandakan kenaikan signifikan dibandingkan hari biasa,” jelas Tyas dalam keterangannya, Senin (24/3/25).
Lebih lanjut, Tyas mengungkapkan bahwa lonjakan kendaraan diperkirakan akan mencapai puncaknya pada 27 Maret 2025.
Pada tanggal tersebut, jumlah kendaraan yang melintasi Tol Belmera diproyeksikan menembus 96.805 unit, atau meningkat 12,12 persen dari rata-rata normal.
Sementara itu, puncak arus balik diprediksi terjadi pada Senin, 7 April 2025, dengan perkiraan volume kendaraan mencapai 93.473 unit—naik 8,26 persen dari kondisi biasa.
Antisipasi & Kesiapan Infrastruktur
Menjelang periode sibuk ini, Jasamarga Nusantara memastikan seluruh fasilitas di ruas tol tersebut siap melayani lonjakan pengguna.
“Kami menambah jumlah gardu operasi agar proses transaksi lebih lancar, mengerahkan Mobile Reader untuk mempercepat pembayaran, serta menambah titik top-up uang elektronik,” ujar Tyas.
Tak hanya itu, pengamanan juga menjadi perhatian utama. Personel disiagakan di titik-titik rawan guna memastikan keamanan pengguna jalan.
Fungsi posko layanan, serta sistem informasi komunikasi seperti CCTV di sepanjang jalur dan gerbang tol, dipastikan beroperasi penuh selama masa arus mudik dan balik.
Imbauan bagi Pengguna Tol
Sebagai penutup, Jasamarga Nusantara mengingatkan pengguna jalan tol agar mempersiapkan perjalanan dengan matang.
Mulai dari memastikan kondisi fisik kendaraan dan pengemudi, kecukupan saldo uang elektronik dan bahan bakar, hingga mematuhi aturan lalu lintas serta arahan petugas di lapangan.
“Dengan perencanaan yang baik, kami berharap perjalanan masyarakat selama mudik dan balik Lebaran tahun ini bisa berjalan lancar, aman, dan nyaman,” tutup Tyas.***
Editor : Ayham
Sumber Berita: Antara Sumut













