TNI AL Menggagalkan Penyelundupan 9.244 Baby Lobster di Banyuwangi

- Penulis

Selasa, 4 Juni 2024 - 04:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prajurit  TNI AL  berhasil diringkus dua pelaku. (dok. Dispenal)

Prajurit TNI AL berhasil diringkus dua pelaku. (dok. Dispenal)

RENTAK.ID – TNI Angkatan Laut (AL) berhasil menggagalkan upaya penyelundupan Benih Bening Lobster (BBL) sebanyak 9.244 ekor.

Penggagalan dilakukan dalam sebuah operasi yang dilakukan oleh tim Satgas Second Fleet Quick Response (SFQR) Lanal Banyuwangi. Adapun upaya penyelundupan ini dihentikan di wilayah Grajagan Banyuwangi pada Minggu, 2 Junin 2024 lalu.

Dalam operasi tersebut dua pelaku berhasil diringkus.

Tim Satgas berhasil memantau adanya kegiatan mencurigakan di salah satu rumah daerah tersebut dan mendapatkan keyakinan bahwa ada benih lobster yang akan dibawa keluar wilayah Banyuwangi.

Dengan cepat, tim Satgas mengambil tindakan pencegahan yakni melakukan penyergapan terhadap tersangka pelaku sebelum keluar wilayah Banyuwangi, sehingga mengamankan pelaku penyelundupan.

Dua orang tersangka inisial HS (46 th) dan MS (63 th) yang merupakan kurir pengantar barang kepada seseorang dengan inisial IR alias DO diamankan oleh tim Satgas.

Mereka membawa barang bukti benih lobster jenis pasir sebanyak 9.244 ekor yang dikemas dalam 46 kantong plastik dan diselundupkan menggunakan mobil sedan warna hitam.

Tersangka pelaku dan barang bukti langsung dibawa ke Mako Lanal Banyuwangi untuk ditindaklanjuti.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut, Letkol Laut (P) Hafidz, M.Tr.Opsla mengatakan, bahwa Satgas ini salah satu tugasnya adalah memantau setiap kegiatan penangkapan benih lobster di wilayah kerja Lanal Banyuwangi.

“Wilayah selatan antara Grajagan, Rajegwesi, Pancer hingga Puger Jember, merupakan wilayah dengan produksi benih lobster yang cukup tinggi,” Hafidz.

Oleh karena itu, lanjutnya, Satgas SFQR Lanal Banyuwangi harus mewaspadai setiap pelanggaran yang terjadi dan secara cepat melakukan tindakan yang diperlukan.

Dalam berbagai kesempatan, Kasal Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali mengingatkan jajaran TNI AL untuk meningkatkan respons cepat terhadap segala informasi yang diterima, khususnya dalam hal pelanggaran penyelundupan Benih Bening Lobster.

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru