JAKARTA – Tim nasional teqball Indonesia tiba di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Minggu (14/12) sekitar pukul 18.00 WIB. Kepulangan para atlet ini menandai berakhirnya perjuangan mereka di ajang SEA Games yang digelar di Chonburi, Thailand.
Setibanya di Jakarta, rombongan atlet teqball Indonesia mendapat sambutan dari perwakilan NOC Indonesia sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian yang diraih. Pada kejuaraan tersebut, Indonesia sukses membawa pulang tiga medali perak dari cabang olahraga teqball.
Dalam ajang ini, teqball Indonesia menurunkan delapan atlet yang berlaga di sejumlah nomor, yakni ganda campuran, tunggal putra, tunggal putri, dan ganda putra. Dari seluruh nomor yang diikuti, Indonesia berhasil melaju ke babak final pada nomor tunggal putra, tunggal putri, dan ganda putra.
Pada partai final tunggal putri, atlet Indonesia Zikhra Dwi Putri harus mengakui keunggulan wakil Thailand, Jutatip Kuntatong. Zikhra kalah dua set langsung dengan skor 12-1 dan 12-6, setelah atlet tuan rumah tampil dominan sepanjang pertandingan.
Sementara itu, di final tunggal putra, Yoga Ardika Putra juga harus puas meraih medali perak usai kalah dari atlet Thailand, Uthen Kukheaw. Yoga sempat memberikan perlawanan sengit, namun akhirnya takluk dengan skor 12-10 dan 12-6.
Hasil serupa terjadi di nomor ganda putra. Pasangan Indonesia kalah tipis 11-12 pada set pertama sebelum Thailand memastikan medali emas lewat kemenangan telak 12-2 di set kedua.
Manajer tim teqball Indonesia, Dr. Umar Aryo Seno Junior, mengaku puas dengan pencapaian para atlet. Menurutnya, hasil ini menjadi bagian dari proses pembinaan jangka panjang.
“Tim teqball Indonesia akan terus berproses dan bekerja keras untuk menjadi yang terbaik serta mengharumkan nama Indonesia di level internasional,” ujar Umar.
Penulis : guntar
Editor : gunawan tarigan






