Topik Tulus Abadi

Ilustrasi susana perokok menikmati rokok di taman (ilustrasi dibikin oleh ai - rentak.id)

Nasional

Regulasi Kawasan Tanpa Rokok Jakarta Mundur, Iklan Rokok Kembali Dilegalkan

Nasional | Minggu, 5 April 2026 - 10:22 WIB

Minggu, 5 April 2026 - 10:22 WIB

“Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada dasarnya adalah pionir dalam upaya menghadirkan regulasi Kawasan Tanpa Rokok di Indonesia. Ini ditandai dengan lahirnya Perda Nomor 2 Tahun 2005 tentang Pengendalian Pencemaran Udara, khususnya Pasal 113 yang mengatur Kawasan Dilarang Merokok. Dari sinilah isu KDM berkembang luas menjadi KTR di berbagai daerah,” ujar Tulus, Minggu (5/4/2026).

Aceh mulai terang (tangkapan layar)

Nasional

Aceh Kembali Terang, Tulus Abadi Apresiasi Perjuangan PLN Pulihkan Listrik Pascabencana

Nasional | Sabtu, 20 Desember 2025 - 10:42 WIB

Sabtu, 20 Desember 2025 - 10:42 WIB

“Tanpa energi listrik, aktivitas ekonomi dan pelayanan publik nyaris lumpuh. Apalagi dalam kondisi darurat, listrik menjadi kebutuhan dasar yang tidak bisa ditawar,” katanya.

Tulus Abadi (dok. Pribadi)

Nasional

Tulus Abadi Desak Perusahaan Alihkan CSR untuk Korban Banjir Sumatera, Tanpa Kepentingan Iklan

Nasional | Rabu, 10 Desember 2025 - 06:39 WIB

Rabu, 10 Desember 2025 - 06:39 WIB

“Sampai hari ini, para korban masih bergantung pada bantuan berbagai pihak. Kehadiran negara pun belum sepenuhnya mampu memulihkan keadaan di lapangan,” ujar Tulus dalam keterangan tertulisnya, Rabu (10/12/2025).

Tulus Abadi (dok. Pribadi)

Nasional

Hari Pangan Sedunia, FKBI Serukan Reformasi Sistem Pangan Nasional dan Tegaskan Pangan Aman adalah Hak Rakyat

Nasional | Kamis, 16 Oktober 2025 - 14:07 WIB

Kamis, 16 Oktober 2025 - 14:07 WIB

“Setiap anak yang keracunan adalah bukti bahwa sistem kita gagal melindungi yang paling rentan. Pangan aman bukan pilihan, tapi kewajiban negara,” tegas Tulus Abadi di Jakarta, Rabu (16/10/2025).

Tulus Abadi (dok. Pribadi)

Nasional

FKBI Desak Pemerintah Usut Dugaan Food Tray Ilegal pada Program Makan Bergizi Gratis

Nasional | Kamis, 28 Agustus 2025 - 07:29 WIB

Kamis, 28 Agustus 2025 - 07:29 WIB

“Kami tidak bisa membiarkan anak-anak Indonesia makan dari peralatan yang berisiko meracuni tubuh mereka, apalagi yang tidak jelas status halalnya. Ini bukan sekadar pelanggaran teknis, tapi pengkhianatan terhadap hak konsumen paling mendasar: hak atas keamanan, kesehatan, dan kepercayaan. Pemerintah harus bertindak cepat dan tegas, bukan hanya demi regulasi, tapi demi masa depan generasi bangsa”, tandas Tulus Abadi, Kamis (28/8/2025).

Susana gerbong khusus merokok di KA (ilustrasi dibikin ai - renrak.id)

Transportasi

Pegiat Konsumen Tolak Usulan DPR Soal Gerbong Merokok di Kereta Jarak Jauh

Transportasi | Kamis, 21 Agustus 2025 - 08:12 WIB

Kamis, 21 Agustus 2025 - 08:12 WIB

“Artinya, kereta api tidak boleh menyediakan smoking area, tidak boleh ada aktivitas penjualan rokok, dan tidak boleh ada iklan atau promosi rokok,” tegas Tulus dalam keterangannya, Kamis  (21/8/2024).

Tulus Abadi (dok. Pribadi)

Nasional

Gadget Penumpang Hilang di Pesawat Garuda GA 716, FKBI: Ini Tindakan Memalukan

Nasional | Selasa, 10 Juni 2025 - 09:27 WIB

Selasa, 10 Juni 2025 - 09:27 WIB

JAKARTA –  Forum Konsumen Berdaya Indonesia (FKBI) mengecam keras dugaan penyembunyian gadget milik penumpang oleh oknum awak kabin Garuda Indonesia dalam penerbangan GA 716…

Tulus Abadi (dok. Pribadi)

Hukum

Jemaah Haji Furodah Rugi Ratusan Juta, FKBI Siap Tempuh Jalur Hukum

Hukum | Minggu, 1 Juni 2025 - 16:40 WIB

Minggu, 1 Juni 2025 - 16:40 WIB

“Setiap tahun selalu ada korban haji furodah, tapi tahun ini skalanya tampak lebih besar dan masif,” ujar Ketua Forum Konsumen Berdaya Indonesia (FKBI), Tulus Abadi, dalam pernyataannya, Sabtu (1/6/2025).

Tulus Abadi (dok. Pribadi)

Ragam

Surat Terbuka Untuk Presiden Joko Widodo, Agar Segera Mengesahkab RPP Tentang Kesehatan

Ragam | Selasa, 9 Juli 2024 - 09:33 WIB

Selasa, 9 Juli 2024 - 09:33 WIB

Oleh: Tulus Abadi, pegiat perlindungan konsumen dan kebijakan publik, bekerja di YLKI. Dinamika bahkan pergolakan publik terhadap pembahasan RUU Omnibus Law Kesehatan kala itu…