
Nasional | Sabtu, 28 Februari 2026 - 20:28 WIB
“Kami harus memahami terlebih dahulu isi perjanjian tersebut. Apakah pembatasan outsourcing dan kontrak satu tahun bertujuan melemahkan daya saing pekerja Indonesia atau benar-benar untuk melindungi buruh Indonesia,” ujar Said Iqbal dalam keterangannya, Sabtu (28/2/2026).

Nasional | Kamis, 8 Januari 2026 - 11:32 WIB
“Ini tentang keadilan, konstitusi, dan masa depan buruh. Ketika pemerintah daerah mengabaikan peraturan pengupahan dan Putusan MK, buruh tidak punya pilihan selain turun ke jalan dan meminta keadilan langsung kepada Presiden,” tegas Said Iqbal, Rabu (8/1/2026)

Nasional | Kamis, 13 November 2025 - 15:24 WIB
“Menanggapi sikap pemerintah, dalam hal ini Kemenaker, yang akan mengumumkan upah minimum 2026 pada 21 November dengan nilai yang tidak sesuai dengan harapan buruh, maka sikap KSPI dan Partai Buruh sebagai berikut,” ujar Said Iqbal dalam pernyataannya diterima Rentak.id. Kamis (13/11/2025).

Nasional | Minggu, 9 November 2025 - 18:53 WIB
“Sekitar 10 ribu buruh dari berbagai daerah akan hadir dalam konsolidasi tersebut untuk menunjukkan solidaritas dan semangat perjuangan kaum pekerja Indonesia,” ujar Said Iqbal kepada media, Minggu (9/11/2029)

Nasional | Kamis, 30 Oktober 2025 - 07:54 WIB
Iqbal menilai pernyataan Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan yang mengusulkan formula baru di luar putusan MK sebagai bentuk penyimpangan dari dasar hukum.“Ngawur! Tidak ada formula lain kecuali keputusan MK Nomor 168 Tahun 2024. Titik, tidak pakai koma,” ujarnya keras, Kamis (30/10/2025).

Nasional | Selasa, 14 Oktober 2025 - 19:45 WIB
“Pemagangan itu untuk anak sekolah, bukan sarjana yang bekerja penuh waktu dengan upah murah. Begitu juga outsourcing, yang seharusnya dibatasi jenis pekerjaannya malah dilebarkan ke semua sektor. Itu bentuk akal-akalan hukum,” tegasnya., Selasa (14/10/2025).

Hukum | Jumat, 22 Agustus 2025 - 08:59 WIB
“Kami dari KSPI dan Partai Buruh mengimbau seluruh pejabat untuk berhati-hati, sebagaimana yang disampaikan Presiden Prabowo, jangan melakukan korupsi. Bisa saja digoda atau tergoda, tapi sekali lagi jangan melakukan korupsi,” ujar Said Iqbal, Kamis (21/8/2025).