Sungai Batang Ayumi Meluap, Ribuan Warga Padangsidimpuan Terdampak Banjir dan Longsor

- Penulis

Jumat, 14 Maret 2025 - 22:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sungai Batang Ayumi Meluap, Ribuan Warga Padangsidimpuan Terdampak Banjir dan Longsor.

Sungai Batang Ayumi Meluap, Ribuan Warga Padangsidimpuan Terdampak Banjir dan Longsor.

PADANGSIDIMPUAN – Hujan deras yang mengguyur Kota Padangsidimpuan sejak Kamis (13/3/2025) malam menyebabkan meluapnya Sungai Batang Ayumi. Akibatnya, banjir dan tanah longsor melanda beberapa wilayah, mengakibatkan sedikitnya 1.504 warga terdampak.

Tak hanya merendam permukiman, banjir juga mengakibatkan kerusakan pada fasilitas umum. Bahkan, jalan nasional dilaporkan tertutup material longsor, sehingga akses transportasi terganggu.

Kepala Bidang Darurat dan Logistik BPBD Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati, menjelaskan bahwa intensitas hujan yang tinggi sejak pukul 23.20 WIB menjadi penyebab utama bencana ini.

“Curah hujan yang tinggi membuat Sungai Batang Ayumi meluap, sehingga banjir melanda beberapa daerah dan memicu longsor,” kata Sri Wahyuni, Jumat (14/3/2025).

Ia merinci bahwa warga terdampak berasal dari dua kecamatan, yaitu Padangsidimpuan Utara dengan 472 jiwa dan Padangsidimpuan Selatan sebanyak 582 jiwa.

“Jumlah pengungsi masih dalam pendataan, sementara satu orang dilaporkan meninggal akibat bencana ini,”ungkapnya.

Meski demikian, kondisi banjir mulai menunjukkan tanda-tanda surut. Tim gabungan telah dikerahkan untuk membantu evakuasi dan membersihkan material longsor.

Saat ini, air di lima kecamatan terdampak sudah mulai surut, dan proses pembersihan di lokasi longsor pun masih berlangsung.

BPBD dan instansi terkait tengah melakukan evakuasi serta upaya pembersihan di lokasi terdampak. Pihak berwenang juga terus mendata jumlah korban dan kerusakan yang terjadi. (RKL)

Penulis : Rahmat Kurnia Lubis

Editor : Erka

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru