Sultan B Najamudin Dukung Koperasi Merah Putih, Solusi Ekonomi Mandiri di Desa

- Penulis

Senin, 10 Maret 2025 - 16:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sultan  B Najamudin dan pimpinan lainnya GKR Hemas, Yorrys Raweyai serta Tamsil Linrung.  (Tangkapan layar TV Parlemen)

Sultan B Najamudin dan pimpinan lainnya GKR Hemas, Yorrys Raweyai serta Tamsil Linrung. (Tangkapan layar TV Parlemen)

JAKARTA – Wakil Ketua DPD RI, Sultan B Najamudin, menyambut dengan antusias rencana pemerintah untuk mendirikan Koperasi Merah Putih di setiap desa.

Menurutnya, langkah ini akan menjadi pendorong utama bagi perekonomian desa dan daerah.

“Kami sudah sejak lama mendorong pemerintah untuk memperbanyak koperasi produksi di desa. Koperasi dan BUMDes adalah lokomotif ekonomi yang akan memperkuat kemandirian desa,” ujar Sultan, Senin (10/3/2025).

Sultan menekankan bahwa koperasi dan desa memiliki keterkaitan erat dengan nilai gotong royong dan kebersamaan. Oleh karena itu, kehadiran Koperasi Merah Putih di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto perlu mendapat apresiasi.

Agar efektif, ia mendorong agar koperasi ini dikelola secara profesional dan tidak sekadar menjadi lembaga keuangan mikro. Lebih dari itu, koperasi harus berkembang menjadi industri yang mampu melakukan hilirisasi komoditas unggulan dari desa-desa.

“Yang terpenting adalah memastikan koperasi Merah Putih bisa meningkatkan produktivitas sektor riil dan menambah nilai jual produk unggulan masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, Sultan yakin koperasi ini akan disambut baik oleh para pelaku industri rumahan, khususnya ibu-ibu di pedesaan. Namun, keberhasilan program ini sangat bergantung pada skema pembiayaan yang diterapkan.

“Pembiayaan koperasi harus berbasis komoditas unggulan yang dihasilkan secara massal di desa tertentu. Dengan begitu, koperasi tidak perlu menetapkan bunga pinjaman atau jaminan kredit kepada masyarakat,” pungkasnya. ***

Berita Terkait

Biaya Haji 2027 Disepakati, Jamaah Reguler Efektif Bayar Rp23,24 Juta
Sekolah Rakyat di Sulbar Dibangun Besar-besaran, Mamuju Tampung 1.260 Siswa
UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan, Said Iqbal Soroti 3 Celah yang Bisa Rugikan Buruh
Tiga Tahun Tragedi Gaza, Sukamta: Jangan Bangun Gaza tapi Palestina Hilang
UU Ketenagakerjaan Baru Disahkan, Yoga Duwarto: Jangan Lagi Ganti Aturan Setiap Ganti Menteri
Slamet Minta BRAN Gerak Cepat, Konflik Agraria Jangan Dibiarkan Berlarut
RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Selangkah Lagi Jadi UU, Pemerintah Setuju Dibawa ke Paripurna
Mukhtarudin Bertemu Menteri SDM Malaysia, Bahas Pelindungan Pekerja Migran Indonesia

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:33 WIB

Biaya Haji 2027 Disepakati, Jamaah Reguler Efektif Bayar Rp23,24 Juta

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:11 WIB

Sekolah Rakyat di Sulbar Dibangun Besar-besaran, Mamuju Tampung 1.260 Siswa

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:41 WIB

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan, Said Iqbal Soroti 3 Celah yang Bisa Rugikan Buruh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:03 WIB

Tiga Tahun Tragedi Gaza, Sukamta: Jangan Bangun Gaza tapi Palestina Hilang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:37 WIB

UU Ketenagakerjaan Baru Disahkan, Yoga Duwarto: Jangan Lagi Ganti Aturan Setiap Ganti Menteri

Berita Terbaru