Sukamta: PKS Apresiasi Defisit Fiskal Terkendali dalam KEM-PPKF 2026

- Penulis

Rabu, 21 Mei 2025 - 18:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sukamta (dok.pribadi)

Sukamta (dok.pribadi)

JAKARTA –  Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyatakan dukungan penuh terhadap arah kebijakan yang tertuang dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) Tahun 2026.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI dari Fraksi PKS, Dr. Sukamta, menilai kebijakan fiskal yang disusun pemerintah menunjukkan keseriusan dalam merespons tantangan ekonomi global dan domestik secara ekspansif, terarah, dan terukur.

“Kami dari Fraksi PKS mengapresiasi langkah pemerintah yang tetap menjaga disiplin fiskal dengan defisit anggaran berada pada kisaran 2,48 hingga 2,53 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB),” ujar Sukamta dalam rapat pembahasan KEM-PPKF di DPR RI, Rabu (21/5/2025).

“Namun, yang lebih kami tekankan adalah bagaimana arah kebijakan ini berpihak pada rakyat melalui delapan strategi pembangunan nasional,” tambahnya.

Menurut Sukamta, fokus pada reformasi fiskal dan penguatan kedaulatan ekonomi nasional sangat relevan dengan situasi global yang penuh ketidakpastian. Ia menyoroti pentingnya kemandirian dalam sektor-sektor strategis seperti pangan, energi, dan ekonomi sebagai fondasi pembangunan nasional ke depan.

“Kedaulatan pangan, energi, dan ekonomi bukan sekadar agenda, tapi kebutuhan mendesak di tengah gejolak global saat ini. Kami mendukung penuh langkah-langkah pemerintah yang mengarah ke sana,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan program-program prioritas seperti ketahanan pangan, penyediaan makanan bergizi gratis, pendidikan yang merata, serta perlindungan sosial yang menjangkau kelompok rentan.

“Program-program strategis seperti makan bergizi gratis, pendidikan, dan perlindungan sosial harus dijalankan dengan tata kelola yang baik dan transparan. Jangan sampai hanya menjadi jargon tanpa menyentuh langsung kehidupan rakyat kecil,” tegasnya.

Sukamta menyampaikan, Fraksi PKS akan terus mengawal implementasi kebijakan fiskal 2026 agar tetap konsisten dalam mendorong keadilan sosial, keberpihakan pada rakyat, dan penguatan fondasi ekonomi nasional yang berkelanjutan.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Komisi VI DPR RI dan BULOG Bersinergi Kawal Bantuan Pangan di Jakarta
KSPI Usulkan Upah Minimum 2027 Naik 7,5-9,5 Persen, Ini Hitungannya
DPD RI Minta TKD dalam RAPBN 2027 Naik Jadi Rp760 Triliun, Ini Alasannya
Libur Nasional 2027 Ada 18 Hari, Ini Daftar Lengkap Tanggalnya
Pemerintah Berencana Rekrut 80 Ribu Polhut, DPR Ingatkan Soal Anggaran dan Teknologi
Ateng Sutisna Ungkap 5 Agenda HPDKI 2026-2031, dari Pakan hingga Pasar Ekspor
Indonesia-Filipina Percepat MoU Tata Kelola Migrasi Tenaga Kerja
Bencana NTT, BULOG Salurkan 1,84 Juta Kg Beras dan Siapkan Stok 93,7 Juta Kg

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 21:16 WIB

Komisi VI DPR RI dan BULOG Bersinergi Kawal Bantuan Pangan di Jakarta

Kamis, 17 September 2026 - 10:09 WIB

KSPI Usulkan Upah Minimum 2027 Naik 7,5-9,5 Persen, Ini Hitungannya

Kamis, 17 September 2026 - 07:38 WIB

Libur Nasional 2027 Ada 18 Hari, Ini Daftar Lengkap Tanggalnya

Rabu, 16 September 2026 - 10:07 WIB

Pemerintah Berencana Rekrut 80 Ribu Polhut, DPR Ingatkan Soal Anggaran dan Teknologi

Selasa, 15 September 2026 - 17:29 WIB

Ateng Sutisna Ungkap 5 Agenda HPDKI 2026-2031, dari Pakan hingga Pasar Ekspor

Berita Terbaru