Siswa SMA Negeri 11 Medan Gelar Aksi Protes, Tuntut Pergantian Kepala Sekolah, Ini Masalahnya

- Penulis

Rabu, 26 Februari 2025 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa SMA Negeri 11 Medan Gelar Aksi Protes, Tuntut Pergantian Kepala Sekolah, Ini Masalahnya. (Ilustrasi Chat GPT)

Siswa SMA Negeri 11 Medan Gelar Aksi Protes, Tuntut Pergantian Kepala Sekolah, Ini Masalahnya. (Ilustrasi Chat GPT)

RENTAK.ID – Ratusan siswa dari SMA Negeri 11 Medan menggelar aksi protes di lingkungan sekolah pada Selasa (25/2/2025).

Mereka menuntut pergantian kepala sekolah yang dinilai memiliki kebijakan tidak adil dan merugikan siswa.

Aksi dimulai sejak pagi, sekitar pukul 07.30 WIB, dan berlangsung hingga 10.30 WIB.

Siswa dari berbagai tingkat kelas berkumpul di lapangan sekolah sambil membawa spanduk serta menyuarakan tuntutan mereka melalui orasi.

Beberapa spanduk bahkan diletakkan di lantai dan digantung di dinding sekolah sebagai bentuk protes simbolis.

Daniel, salah satu peserta aksi, mengungkapkan bahwa alasan utama protes ini adalah adanya dugaan tindakan bullying yang dilakukan oleh kepala sekolah.

“Kami merasa tidak nyaman dengan ucapan yang merendahkan dan sikap yang membatasi kebebasan berpendapat di sekolah. Ini bukan pertama kalinya terjadi,” ujar Daniel.

Selain dugaan bullying, para siswa juga merasa bahwa kebijakan yang diterapkan kepala sekolah semakin mempersempit ruang mereka untuk berekspresi dan berpendapat.

Mereka menilai kondisi ini menciptakan suasana belajar yang kurang kondusif dan semakin menekan siswa.

Beberapa guru tampak mencoba menenangkan situasi, namun para siswa tetap bertahan dengan tuntutan mereka.

Aksi ini pun menarik perhatian orang tua siswa serta pihak-pihak terkait.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak sekolah mengenai tuntutan yang disampaikan para siswa.***

 

Editor : Ayham

Sumber Berita: Ruangbicara.co.id

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru