Setelah Gantung Sepatu: Mesut Ozil dan Politik, Langkah Berani Menuju Pemerintahan Turki

- Penulis

Selasa, 25 Februari 2025 - 06:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Bintang Arsenal dan Real Madrid, Mesut Ozil.

Mantan Bintang Arsenal dan Real Madrid, Mesut Ozil.

JAKARTA – Mantan bintang Arsenal dan Real Madrid, Mesut Ozil, kini resmi memasuki dunia politik setelah hampir dua tahun meninggalkan dunia sepak bola. Keputusan ini cukup mengejutkan banyak pihak, terutama mengingat perubahan drastis dalam penampilannya sejak pensiun.

Langkah Ozil Setelah Gantung Sepatu

Ozil mengakhiri karier profesionalnya pada Maret 2023 setelah bermain untuk klub Turki, Istanbul Basaksehir. Sejak itu, mantan gelandang kreatif ini terlihat aktif di pusat kebugaran dan menunjukkan transformasi fisiknya yang lebih berotot.

“Saya merasa lebih sehat dan lebih kuat dari sebelumnya,” ujar Ozil dalam sebuah unggahan di media sosial.

Kini, pria berusia 36 tahun tersebut memilih untuk memulai perjalanan politiknya di Turki, negara yang memiliki ikatan erat dengannya secara darah dan budaya. Keputusan ini juga tak lepas dari hubungannya dengan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, yang bahkan menjadi saksi dalam pernikahannya pada 2019.

Kedekatannya dengan Erdogan sempat menuai pro dan kontra, terutama di Jerman, tempat ia menghabiskan sebagian besar karier internasionalnya.

Bergabung dengan Partai Keadilan dan Pembangunan

Erdogan, yang memimpin Turki sejak 2014, merupakan Ketua Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP). Baru-baru ini, Ozil resmi bergabung dengan AKP dan diangkat sebagai salah satu anggota Dewan Pengambilan Keputusan dan Administrasi Pusat partai tersebut. Nama-nama anggota baru diumumkan dalam kongres besar AKP yang berlangsung di Ankara, di mana Erdogan kembali terpilih sebagai pemimpin partai.

Menurut laporan The Sun, acara tersebut dihadiri oleh puluhan ribu orang, dengan Ozil menjadi salah satu dari 39 anggota baru yang ditunjuk dalam dewan tersebut.

“Ini adalah kehormatan besar bagi saya untuk dapat berkontribusi bagi negara yang memiliki tempat khusus di hati saya,” kata Ozil dalam pidatonya setelah pengangkatan resminya.

Sebagai pemain sepak bola, Ozil memiliki karier yang cemerlang dengan lebih dari 600 pertandingan serta berbagai trofi yang diraihnya di Spanyol dan Inggris. Ia juga menjadi bagian dari skuad Jerman yang memenangkan Piala Dunia 2014, tampil sebagai starter dalam setiap laga di bawah arahan Joachim Low.

Namun, perjalanannya bersama Timnas Jerman berakhir dengan kontroversi setelah ia memilih mundur pada 2018, menyebut adanya perlakuan rasis yang diterimanya dari media dan federasi sepak bola Jerman.

“Saya Jerman ketika kami menang, tapi saya imigran ketika kami kalah,”ungkapnya dalam pernyataan emosional saat itu.

Menunggu Kiprah Politik Ozil

Kini, Ozil memasuki babak baru dalam hidupnya, meninggalkan jejak emas di dunia sepak bola untuk menjajal dunia politik. Banyak yang penasaran bagaimana ia akan berkontribusi dalam dinamika pemerintahan Turki, tetapi satu hal yang pasti, Ozil tetap menjadi sosok yang menarik perhatian, di dalam maupun di luar lapangan. (Rahmat Kurnia)

Penulis : Rahmat Kurnia

Editor : Erka

Berita Terkait

Nasi Padang Jadi Magnet, 1.200 Pengunjung Ramaikan Festival Indonesia di Bucharest
KBRI Kolombo Resmikan Indonesia Cultural Centre, Gamelan hingga Tari Tor Tor Warnai Acara
WNI di Rumania Rayakan HUT ke-81 RI, Doa untuk Korban Gempa NTT Menggema di Bucharest
AHY Tegaskan Indonesia Siap Jadi Jembatan ASEAN–Eurasia, Dorong Infrastruktur Hijau Berkelanjutan
AHY Dorong Infrastruktur Hijau dan Ketahanan Kawasan Asia di Ecosperity Week 2026 Singapura
Satelit Uji Kelima Fergani Space Berhasil Mengorbit, Turkiye Kian Dekat Mandiri di Sektor Antariksa
Paus Leo XIV Tegas: Tak Ada Dalih Agama untuk Perang, Serukan Dunia Hentikan Kekerasan
PKS Murka! Hidayat Nur Wahid Kecam Keras Israel atas Serangan terhadap Masjid Al Aqsha

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 09:30 WIB

Nasi Padang Jadi Magnet, 1.200 Pengunjung Ramaikan Festival Indonesia di Bucharest

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:03 WIB

KBRI Kolombo Resmikan Indonesia Cultural Centre, Gamelan hingga Tari Tor Tor Warnai Acara

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:59 WIB

WNI di Rumania Rayakan HUT ke-81 RI, Doa untuk Korban Gempa NTT Menggema di Bucharest

Jumat, 5 Juni 2026 - 07:19 WIB

AHY Tegaskan Indonesia Siap Jadi Jembatan ASEAN–Eurasia, Dorong Infrastruktur Hijau Berkelanjutan

Rabu, 20 Mei 2026 - 08:03 WIB

AHY Dorong Infrastruktur Hijau dan Ketahanan Kawasan Asia di Ecosperity Week 2026 Singapura

Berita Terbaru