JAKARTA – Beberapa pekan terakhir, dunia maya dihebohkan oleh cuplikan adegan dramatis dari tokoh bernama Walid yang viral di berbagai platform.
“Ini ustaz atau psikopat?” tulis salah satu pengguna X, yang reaksinya mendapat ribuan retweet. Tokoh Walid dalam serial Bidaah memang sukses membuat banyak orang resah dan penasaran.
Serial web asal Malaysia yang mengusung tema berani ini tayang perdana di Viu pada 6 Maret 2025, bertepatan dengan bulan Ramadan. Dengan mengangkat isu penyimpangan agama dalam sebuah sekte fiktif bernama Jihad Ummah, Bidaah seolah menampar keras wajah hipokrisi atas nama iman.
Cerita bermula dari sosok pemimpin sekte, Walid Muhammad (diperankan Faizal Hussein), yang dengan licik menggunakan agama sebagai alat kendali. Ia menargetkan perempuan muda bernama Baiduri (Riena Diana), dan mencoba menjeratnya dalam ritual pernikahan batin yang menyimpang.
“Aku ini utusan Tuhan,” ucap Walid dalam salah satu adegan yang paling banyak diparodikan netizen.
Namun Baiduri, yang awalnya terpesona, lambat laun menyadari kejanggalan. Bersama Hambali (Fattah Amin), ia kemudian memberontak, membongkar kedok Walid, dan menghadapi tekanan batin serta bahaya nyata.
Di balik layar, ada nama Mohd Fazli bin Yahya alias Pali Yahya, sutradara nyentrik yang sebelumnya dikenal lewat RENJANA dan PEMBURU SAKA.
“Saya ingin membuka mata publik bahwa kejahatan bisa bersembunyi di balik sorban,” ungkap Pali dalam salah satu wawancara promosi serial ini.
Bersama produser senior Eirma Fatima, mereka memproduksi Bidaah sebanyak 15 episode berdurasi sekitar 30 menit per episode, tayang rutin tiap Kamis hingga Sabtu.
Tak heran jika serial ini jadi perbincangan hangat. Dari obrolan warung kopi hingga diskusi akademik, Bidaah menjadi bahan refleksi sekaligus kontroversi.
“Kami bukan menghina agama. Justru ini bentuk edukasi,” tegas pernyataan resmi dari Rumah Karya Citra Sdn Bhd, rumah produksi di balik serial ini.
Namun tentu tak semua penonton sepakat. Kritik bermunculan. Sebagian merasa serial ini terlalu ekstrem. Adegan-adegan Walid dianggap “terlalu gelap” dan “berpotensi menimbulkan ketakutan.” Meski demikian, angka tak bisa berbohong. Per hari ini, Bidaah telah ditonton lebih dari 1 miliar kali di Viu Indonesia dan Malaysia.
Bagi yang penasaran, kamu bisa menonton langsung dan menilai sendiri. Apakah Walid benar-benar simbol kejahatan? Atau justru cerminan dari fenomena nyata yang selama ini kita tutupi?
“Kadang, yang paling menakutkan bukanlah iblis. Tapi manusia yang mengaku suci,” ujar Walid, sambil menatap tajam ke kamera dalam salah satu adegan yang bikin merinding. (RKL)
Penulis : Rahmat Kurnia Lubis
Editor : Erka






