Ribuan Buruh FSPMI dan Partai Buruh Akan Gelar Aksi di DPR RI pada 6 Februari 2025

- Penulis

Selasa, 28 Januari 2025 - 08:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Desa saat demo di DPR foto ppdi-kebumen.org

Kepala Desa saat demo di DPR foto ppdi-kebumen.org

JAKARTA – Ribuan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) dan Partai Buruh akan menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI pada 6 Februari 2025.lazir

Aksi ini diselenggarakan untuk memperingati Hari Ulang Tahun FSPMI ke-26 yang juga merupakan bagian dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI).

Tidak kurang dari 5.000 buruh dari Jabodetabek diperkirakan hadir dalam kegiatan tersebut. Selain di Jakarta, aksi serupa juga akan dilakukan serentak di berbagai kota besar, seperti Bandung, Surabaya, Semarang, Medan, Gorontalo, dan Batam.

Presiden FSPMI, Riden Hatam Aziz, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya tradisi tahunan, tetapi juga momen penting untuk menyuarakan aspirasi buruh.

“Aksi ini adalah momentum untuk menyampaikan aspirasi terkait isu-isu perburuhan, sekaligus sebagai bentuk apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas kebijakan pro-rakyat yang telah beliau jalankan,” ujar Riden Hatam Aziz dalam pernyataannya, Selasa  (28/1/2025)

Dalam aksi ini, FSPMI dan Partai Buruh membawa 10 tuntutan utama untuk disampaikan kepada DPR RI. Ketua Majelis Nasional FSPMI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, menegaskan bahwa tuntutan ini mencerminkan harapan buruh Indonesia untuk kebijakan yang lebih berpihak kepada pekerja.

“Kami membawa sepuluh tuntutan utama sebagai suara jutaan buruh di Indonesia. Ini adalah wujud perjuangan agar ada perubahan nyata terhadap kebijakan yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat,” ujar Said Iqbal.

Berikut adalah 10 tuntutan yang menjadi fokus aksi:

1. Hapus sistem outsourcing.

2. Tolak kenaikan iuran BPJS Kesehatan dan asuransi swasta tambahan.

3. Segera sahkan undang-undang ketenagakerjaan baru sesuai perintah Mahkamah Konstitusi (MK) yang melindungi hak buruh.

4. Tegakkan aturan kesehatan dan keselamatan kerja (K3).

5. Sahkan RUU Pekerja Rumah Tangga (PRT) menjadi undang-undang.

6. Tolak usia pensiun 59 tahun.

7. Laksanakan reforma agraria dan kedaulatan pangan; hentikan impor pangan.

8. Pecat jajaran menteri yang membiarkan terjadinya pagar laut.

9. Bentuk panitia khusus (Pansus) DPR RI untuk penyelesaian masalah pagar laut.

10. Dukung Presiden Prabowo Subianto dalam kebijakan pro-rakyat.

Aksi ini diharapkan menjadi tonggak perjuangan buruh untuk menghadapi tantangan ketenagakerjaan di Indonesia. FSPMI dan Partai Buruh juga menegaskan komitmennya untuk terus berada di garis depan dalam memperjuangkan hak-hak buruh.

“Kami berharap, melalui aksi ini, para pembuat kebijakan dapat mendengar dan mewujudkan perubahan yang berpihak pada buruh serta rakyat Indonesia,” pungkas Said Iqbal. ***

 

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru