Renovasi Sekolah Rakyat Hampir Rampung, Pemerintah Pacu Pembangunan Tahap II

- Penulis

Senin, 30 Juni 2025 - 11:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Sekolah Rakyat (Dibikin oleh ai-rentak.id)

Ilustrasi Sekolah Rakyat (Dibikin oleh ai-rentak.id)

JAKARTA –  Pemerintah terus mengebut renovasi dan pembangunan Sekolah Rakyat sebagai upaya memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memastikan, proyek renovasi Tahap I ini ditargetkan rampung pada Juli 2025.

“Secara nasional, progres renovasi Sekolah Rakyat Tahap I telah mencapai 83 persen. Khusus di Sentra Handayani, Jakarta Timur, pengerjaannya bahkan sudah menyentuh 92 persen. Di lokasi lain rata-rata antara 88 hingga 90 persen,” ujar Menteri Dody dalam acara Silaturahmi Bersama Orang Tua dan Calon Siswa Sekolah Rakyat di Sentra Handayani, Jakarta Timur, Minggu (29/6/2025).

Program strategis ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025, yang menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini, terutama bagi kelompok masyarakat yang selama ini terpinggirkan.

Menurut Menteri Dody, proyek renovasi tahap pertama ini mencakup 200 titik Sekolah Rakyat yang tersebar di seluruh Indonesia. Kementerian PU melalui Direktorat Jenderal Prasarana Strategis mengalokasikan anggaran sekitar Rp1 triliun untuk pelaksanaannya.

“Selain mempercepat penyelesaian Tahap I, kami juga sedang mempersiapkan Sekolah Rakyat Tahap II. Saat ini, proses verifikasi kelayakan lokasi tengah dilakukan secara bertahap,” katanya. Dody menambahkan bahwa pembangunan tahap kedua akan menyerap ribuan tenaga kerja dari berbagai daerah.

Namun, menurutnya, tantangan tidak hanya datang dari sisi konstruksi fisik. Pengadaan meubelair—perabotan kelas yang dirancang khusus—menjadi hambatan tersendiri.

“Meubelair yang kami gunakan bersifat customize, sehingga butuh waktu lebih lama dari pengerjaan bangunan. Untuk Tahap II, kami bahkan sudah mulai pengadaan lebih dulu sebelum pembangunan dimulai, agar tidak tertinggal lagi,” jelasnya.

Apresiasi pun datang dari Menteri Sosial Syaifullah Yusuf. Ia menyebut kerja keras tim PU sebagai bukti keseriusan pemerintah dalam menghadirkan solusi konkret bagi pendidikan masyarakat prasejahtera.

“Saya salut, tim PU bekerja tanpa kenal waktu. Selama dua bulan terakhir, renovasi dilakukan secara bergantian selama 24 jam penuh, dengan lebih dari 100 pekerja di setiap titik. Ini kerja nyata,” tegas Menteri Syaifullah.

Senada dengan itu, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menekankan pentingnya sinergi lintas kementerian dalam menjamin keberlanjutan program ini.

“Sekolah Rakyat adalah investasi jangka panjang bagi masa depan anak-anak kita. Lewat kolaborasi ini, kami ingin memastikan semua anak, tanpa terkecuali, bisa merasakan pendidikan yang bermutu dan bermartabat,” ujar Teddy.

Dengan progres yang kian mendekati rampung, pemerintah optimistis bahwa model Sekolah Rakyat akan menjadi standar baru pendidikan inklusif di Indonesia, sekaligus menegaskan komitmen negara dalam merawat masa depan generasi penerus bangsa.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

MUI Desak Tindakan Tegas Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI Korban Harus Dilindungi Pelaku Dibina
Ratusan Ribu Buruh Siap Kepung DPR Saat May Day 2026, Isu PHK hingga Janji Pemerintah Jadi Sorotan
Sistem Tol Nirsentuh MLFF Belum Berlaku, Ini Penjelasan Terbaru BPJT
Yandri Susanto Dorong Pemuda NTB Magang ke Jepang: Sukses di Luar Negeri, Wajib Pulang Bangun Indonesia
Musda KNPI Sultra Digelar Mei, Fokus Perkuat Kepemimpinan Daerah
Irman Gusman: Pemimpin Besar Lahir dari Krisis, Bukan Zona Nyaman
Finquest Jadi Terobosan Baru, Pembiayaan Karantina Tak Lagi Bergantung APBN
Desak Tangkap Saiful Mujani dan Islah Bahrawi, Aktivis Pro 08 Kepung Mabes Polri

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 13:39 WIB

MUI Desak Tindakan Tegas Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI Korban Harus Dilindungi Pelaku Dibina

Jumat, 17 April 2026 - 20:28 WIB

Ratusan Ribu Buruh Siap Kepung DPR Saat May Day 2026, Isu PHK hingga Janji Pemerintah Jadi Sorotan

Jumat, 17 April 2026 - 06:50 WIB

Sistem Tol Nirsentuh MLFF Belum Berlaku, Ini Penjelasan Terbaru BPJT

Kamis, 16 April 2026 - 20:25 WIB

Yandri Susanto Dorong Pemuda NTB Magang ke Jepang: Sukses di Luar Negeri, Wajib Pulang Bangun Indonesia

Rabu, 15 April 2026 - 18:40 WIB

Musda KNPI Sultra Digelar Mei, Fokus Perkuat Kepemimpinan Daerah

Berita Terbaru