Program Sekolah Rakyat Dimulai: 65 Lokasi Siap Dibangun, Sasar Warga Miskin Ekstrem!

- Penulis

Jumat, 2 Mei 2025 - 11:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Program Sekolah Rakyat dari Presiden Prabowo Subianto (ilustrasi oleh ai chatgpt-rentak.id)

Ilustrasi Program Sekolah Rakyat dari Presiden Prabowo Subianto (ilustrasi oleh ai chatgpt-rentak.id)

JAKARTA – Pemerintah bergerak cepat mewujudkan pemerataan akses pendidikan bagi keluarga miskin. Dalam rapat terbatas yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (30/4/2025), Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pelaksanaan Program Sekolah Rakyat harus dilakukan dengan perencanaan yang matang dan tepat sasaran.

“Program ini bukan sekadar bangun sekolah, tapi membangun masa depan bangsa,” ujar Presiden Prabowo di hadapan jajaran menterinya, termasuk Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo yang turut hadir dalam rapat.

Presiden juga menginstruksikan agar proses rekrutmen siswa dilakukan secara ketat dan berbasis data, sehingga benar-benar menjangkau anak-anak dari keluarga miskin ekstrem, khususnya mereka yang berada di Desil 1—kelompok 10% masyarakat termiskin di Indonesia menurut pengukuran Badan Pusat Statistik.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyatakan kesiapannya mendukung penuh pembangunan tahap pertama Sekolah Rakyat. Menteri PU Dody Hanggodo menjelaskan bahwa pihaknya telah merampungkan dokumen perencanaan teknis untuk 65 lokasi prioritas.

“Penyusunan dokumen teknis untuk 65 lokasi telah selesai pada minggu keempat April 2025. Target kami, konstruksi fisik mulai berjalan pada minggu ketiga Mei 2025,” ungkap Dody dalam keterangannya usai rapat.

Dody menambahkan, pembangunan tahap pertama akan menggunakan Model 1, yaitu merehabilitasi atau merenovasi bangunan eksisting milik Kementerian Sosial, perguruan tinggi, pemerintah daerah, BUMN, maupun pihak swasta.

“Saat ini Keputusan Menteri Pekerjaan Umum untuk penetapan 65 lokasi sudah diterbitkan. Kami sedang menyiapkan proses pengadaan penyedia jasa konstruksi dan jasa konsultansi,” jelasnya.

Langkah ini merupakan bagian dari skema percepatan yang digagas pemerintah untuk menjangkau anak-anak dari keluarga kurang mampu dengan akses pendidikan berkualitas. Program Sekolah Rakyat dirancang tidak hanya sebagai fasilitas belajar, tapi juga pusat pembinaan karakter dan keterampilan praktis.

Tak berhenti di 65 lokasi, pemerintah juga tengah menyurvei 200 titik tambahan yang akan menjadi bagian dari ekspansi program. Fokus lokasi pembangunan berada di daerah dengan tingkat kemiskinan tinggi dan lahan yang siap pakai.

“Ini adalah kerja lintas kementerian. Kami berkoordinasi erat dengan Kementerian Sosial dan lembaga lainnya agar pelaksanaan program ini terintegrasi dan berjalan cepat,” kata Dody.

Program Sekolah Rakyat menjadi salah satu prioritas utama Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo dan Wapres Gibran dalam mewujudkan keadilan sosial melalui pendidikan inklusif. (**)

Berita Terkait

Bandara Riyadh Ditutup Imbas Serangan Houthi, Ini Hak Penumpang yang Wajib Dipenuhi Maskapai
ATR/BPN Buka Akses Peta Tanah Digital, Ini Informasi yang Bisa Dicek Masyarakat
Ateng Sutisna Minta Proyek Panas Bumi Flores Ditunda jika Keselamatan Warga Tak Terjamin
Pendaftaran Mitra MagangHub Ditutup 22 Oktober, Kemnaker Buka Layanan Konsultasi
BULOG Salurkan 53,5 Ton Beras SPHP ke 107 Koperasi Merah Putih, Bidik 8.000 Titik
Prabowo Rombak Kabinet Lagi! 7 Pejabat Baru Dilantik, Ini Daftar Lengkapnya
Reshuffle Prabowo Hari Ini? 8 Nama Pejabat Mencuat, Ada Jenderal TNI dan Kepala BNPB
DKPP Kebanjiran Aduan soal Putusan MK, Ketua dan Anggota KPU Dilaporkan

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Bandara Riyadh Ditutup Imbas Serangan Houthi, Ini Hak Penumpang yang Wajib Dipenuhi Maskapai

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:24 WIB

ATR/BPN Buka Akses Peta Tanah Digital, Ini Informasi yang Bisa Dicek Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:27 WIB

Ateng Sutisna Minta Proyek Panas Bumi Flores Ditunda jika Keselamatan Warga Tak Terjamin

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Pendaftaran Mitra MagangHub Ditutup 22 Oktober, Kemnaker Buka Layanan Konsultasi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:32 WIB

BULOG Salurkan 53,5 Ton Beras SPHP ke 107 Koperasi Merah Putih, Bidik 8.000 Titik

Berita Terbaru