PPIH Tuntas Berangkatkan 220 Jemaah Haji yang Terpisah Rombongan dari Madinah ke Makkah

- Penulis

Selasa, 20 Mei 2025 - 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Daker Madinah M Lutfi Makki (dok. rentak.id)

Kepala Daker Madinah M Lutfi Makki (dok. rentak.id)

JAKARTA — Proses pemberangkatan jemaah haji Indonesia dari Madinah ke Makkah kini memasuki tahap akhir. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daerah Kerja (Daker) Madinah telah menyelesaikan pengangkutan seluruh jemaah yang sebelumnya sempat terpisah dari rombongan. Sebanyak 220 jemaah menjadi rombongan terakhir yang diberangkatkan pada Senin (19/5/2025).

“Alhamdulillah, hari ini kita memberangkatkan sekitar 13 unit coaster yang mengangkut 220 jemaah yang sebelumnya terpisah dari kelompoknya. Ini adalah rombongan terakhir yang diberangkatkan dari Madinah ke Makkah. Semoga ke depan tidak ada lagi kasus jemaah terpisah seperti ini,” ujar Kepala Daker Madinah, M. Lutfi Makki, di Madinah.

Rombongan terakhir ini diberangkatkan dari hotel di Madinah sekitar pukul 15.00 waktu Arab Saudi. Lutfi Makki secara langsung melepas keberangkatan mereka menuju Makkah.

“Setelah meninggalkan hotel, mereka transit sejenak di Bir Ali untuk mengambil miqat dan melaksanakan niat umrah wajib. Jadi, setibanya di Makkah nanti, setelah beristirahat, mereka bisa langsung menunaikan rangkaian ibadah umrah,” jelas Makki.

Ia menjelaskan, total ada 569 jemaah yang sempat terpisah dari rombongan utama saat proses pemberangkatan dari Madinah ke Makkah. Untuk menangani hal ini, PPIH menyiapkan hotel khusus sebagai tempat transit dan konsolidasi sebelum keberangkatan.

“Kita kumpulkan mereka di satu hotel agar lebih mudah dalam pendataan dan penjadwalan keberangkatan. Fasilitas hotel ini setara dengan akomodasi reguler jemaah di Madinah. Mereka juga tetap mendapat konsumsi, dan jika ada yang sakit, langsung ditangani oleh KKHI atau tim PKP2JH. Tim dari Sektor Khusus Daker Madinah juga turut membantu dalam pelayanan,” paparnya.

Makki turut menyampaikan apresiasi kepada jemaah atas kesabaran dan pengertian mereka selama proses penanganan berlangsung.

“Saya secara pribadi mengucapkan terima kasih kepada para jemaah yang telah bersabar menunggu. Kami juga mohon maaf jika ada kekurangan dalam pelayanan. Alhamdulillah, semua bisa kita tangani dengan baik,” tandasnya.

Proses pemberangkatan jemaah dari Madinah ke Makkah sendiri dijadwalkan berlangsung hingga 25 Mei 2025. Makki berharap seluruh pergerakan selanjutnya dapat berjalan lancar tanpa ada lagi jemaah yang tertinggal atau terpisah dari rombongan.

Berita Terkait

Al-Qur’an Sudah Menjelaskan 1400 Tahun Lalu, Sains Baru Memahami Rahasia Ashabul Kahfi
Pemerintah Resmi Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh pada, Sabtu 21 Maret
Minta Maaf, Menag Tegaskan Zakat Tetap Rukun Islam yang Wajib Ditunaikan
Penegasan Nasaruddin Umar soal Filantropi Islam, Kementerian Agama Luruskan Isu “Tinggalkan Zakat”
Ramadan 1447 H Jadi Momentum Persatuan, Menag Ajak Umat Perkuat Kepedulian Sosial
Dai 3T Bergerak: Penguatan Iman dan Nasionalisme dari Pinggiran Indonesia
Dari Hisab ke Rukyat, Gen Z Dalami Ilmu Penentuan Awal Ramadan
Kemenag Salurkan Rp596 Juta, Pulihkan Madrasah dan Guru Korban Banjir–Longsor Bandung Barat

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 04:39 WIB

Al-Qur’an Sudah Menjelaskan 1400 Tahun Lalu, Sains Baru Memahami Rahasia Ashabul Kahfi

Kamis, 19 Maret 2026 - 20:39 WIB

Pemerintah Resmi Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh pada, Sabtu 21 Maret

Sabtu, 28 Februari 2026 - 21:34 WIB

Minta Maaf, Menag Tegaskan Zakat Tetap Rukun Islam yang Wajib Ditunaikan

Kamis, 26 Februari 2026 - 19:12 WIB

Penegasan Nasaruddin Umar soal Filantropi Islam, Kementerian Agama Luruskan Isu “Tinggalkan Zakat”

Rabu, 18 Februari 2026 - 13:14 WIB

Ramadan 1447 H Jadi Momentum Persatuan, Menag Ajak Umat Perkuat Kepedulian Sosial

Berita Terbaru