JAKARTA – Fraksi PKS di DPR RI kembali menegaskan bahwa Indonesia harus tetap konsisten menolak segala bentuk penjajahan dan membela hak bangsa yang tertindas, khususnya Palestina.
Anggota Komisi I DPR RI dari PKS, Sukamta, menegaskan bahwa sikap ini sejalan dengan konstitusi Indonesia.
“Konstitusi kita sudah jelas: kemerdekaan adalah hak segala bangsa. Maka, kita tidak boleh ragu dalam mendukung Palestina merdeka dan menolak penjajahan Israel,” ujar Sukamta, Minggu (2/2/2025).
Pernyataan ini disampaikan dalam peringatan satu tahun tragedi genosida di Gaza akibat agresi Israel.
Isu ini semakin memanas setelah laporan Middle East Monitor mengungkapkan rencana Presiden AS terpilih, Donald Trump, untuk merelokasi warga Palestina dari Gaza ke Yordania dan Mesir.
Menurut Sukamta, ini adalah bentuk pembersihan etnis terselubung yang ingin melegitimasi pengusiran massal rakyat Palestina.
“Ini bukan sekadar penjajahan, tapi upaya sistematis untuk menghapus bangsa Palestina dari peta dunia. Jika dunia diam saja, kita sedang menyaksikan sejarah kelam berulang,” tegasnya.
Ia juga menyoroti peran AS dalam mendukung Israel, baik secara diplomatik, militer, maupun ekonomi. Washington disebutnya terus memasok senjata yang digunakan untuk menghancurkan Gaza, sambil menekan negara-negara Arab untuk menormalisasi hubungan dengan Israel.
“Amerika membatasi imigrasi ke negaranya sendiri, tapi di saat yang sama ingin mengusir warga Palestina dari tanah leluhurnya. Ini standar ganda yang sangat nyata. Kita tidak boleh membiarkan Nakba terulang kembali,” lanjut Sukamta, merujuk pada pengusiran massal warga Palestina pada 1948.
Sebagai Ketua Bidang Pembinaan dan Pengembangan Luar Negeri DPP PKS, ia menyerukan agar Indonesia dan dunia bersikap lebih tegas dalam mendukung kemerdekaan Palestina dan menolak segala bentuk pembersihan etnis yang dilakukan secara sistematis. ***
Penulis : rizal
Editor : ameri












