Pemerintah Sepakati Ekspor Beras Haji 2026, Jemaah di Arab Saudi Konsumsi Beras Indonesia

- Penulis

Senin, 9 Februari 2026 - 20:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rakortas yang digelar di Ruang Rapat Utama Kemenko Bidang Pangan itu membahas usulan Perum BULOG terkait ekspor Beras Haji Tahun 2026, (dok. rentak.id)

Rakortas yang digelar di Ruang Rapat Utama Kemenko Bidang Pangan itu membahas usulan Perum BULOG terkait ekspor Beras Haji Tahun 2026, (dok. rentak.id)

JAKARTA – Pemerintah mulai membuka babak baru diplomasi pangan lewat rencana ekspor Beras Haji ke Arab Saudi pada 2026. Langkah ini dibahas dan disepakati dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Bidang Pangan yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, sebagai bagian dari peningkatan layanan bagi jamaah haji sekaligus bukti terjaganya ketahanan pangan nasional.

Rakortas yang digelar di Ruang Rapat Utama Kemenko Bidang Pangan itu membahas usulan Perum BULOG terkait ekspor Beras Haji Tahun 2026, seiring perubahan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 1 Tahun 2026 tentang Keamanan Pangan. Sejumlah menteri terkait hadir dalam rapat tersebut, bersama jajaran Direksi Perum BULOG, di antaranya Direktur Utama Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani, Direktur Operasi Andi Afdal, dan Direktur Pemasaran Febby Novita.

Dalam forum tersebut, pemerintah menelaah berbagai aspek, mulai dari kesiapan regulasi, teknis produksi, hingga mekanisme ekspor serta dukungan lintas kementerian dan lembaga agar pelaksanaan ekspor berjalan optimal.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan, ekspor beras ke Arab Saudi merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan jamaah haji Indonesia.

“Seiring dengan adanya program pemerintah dalam meningkatkan pelayanan jemaah haji, hari ini kita menyepakati berasnya dari kita. Jadi jemaah haji 2026 bisa mengonsumsi beras Indonesia,” ujar Zulkifli Hasan, Senin (9/2/2026).

Perum BULOG dalam Rakortas memaparkan kesiapan operasional, termasuk koordinasi teknis dengan Kementerian Perdagangan, Kementerian Haji dan Umrah, serta mitra industri pengolahan dan logistik. Proses produksi beras premium untuk ekspor disebut telah berjalan, mencakup pengujian laboratorium, sertifikasi halal, penyiapan kemasan, hingga penjajakan mitra forwarder untuk pengiriman ke Jeddah, Arab Saudi.

Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani menjelaskan, beras yang akan diekspor menggunakan spesifikasi premium dengan standar mutu ketat.

“Kami diminta menyiapkan beras premium dengan tingkat pecahan hanya 5 persen dan kadar air 14 persen, bahkan di bawah 14 persen,” katanya.

BULOG menargetkan pengiriman awal sebanyak 2.280 ton beras premium ke Arab Saudi pada minggu ketiga Februari 2026, sesuai permintaan yang telah disepakati bersama.

Lebih jauh, Ahmad Rizal menegaskan bahwa ekspor Beras Haji memiliki nilai strategis yang melampaui aspek bisnis semata.

“Ekspor beras haji ini bukan sekadar harga atau nominal, melainkan harga diri bangsa. Ini adalah simbol kemandirian pangan dan kebanggaan nasional,” tegasnya.

Dengan dukungan Kemenko Pangan, Badan Pangan Nasional (Bapanas), Kementerian Haji dan Umrah, serta kementerian dan lembaga terkait lainnya, ekspor Beras Haji 2026 diharapkan menjadi tonggak baru diplomasi pangan Indonesia. Selain memperkuat reputasi nasional di pasar global, kebijakan ini juga memastikan jamaah haji Indonesia memperoleh beras berkualitas tinggi yang sesuai dengan selera dan standar mutu nasional.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Kasus Penyadapan Nomor Telepon Presiden Terbongkar, Tiga Orang Jadi Tersangka
Beban Pajak Pekerja Disorot, KSPI Usulkan PTKP Naik Jadi Rp7,5 Juta
Sugiono Temukan Akar Masalah Stunting di Subang, MBG Saja Tak Cukup
Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi
Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker
Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani
Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa
90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Wamenaker: Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:27 WIB

Kasus Penyadapan Nomor Telepon Presiden Terbongkar, Tiga Orang Jadi Tersangka

Selasa, 3 November 2026 - 19:06 WIB

Beban Pajak Pekerja Disorot, KSPI Usulkan PTKP Naik Jadi Rp7,5 Juta

Selasa, 3 November 2026 - 08:53 WIB

Sugiono Temukan Akar Masalah Stunting di Subang, MBG Saja Tak Cukup

Minggu, 1 November 2026 - 14:41 WIB

Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi

Minggu, 1 November 2026 - 09:16 WIB

Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker

Berita Terbaru