Pemerintah Pindahkan Rp200 Triliun SAL ke Bank Himbara, Fokus Dorong UMKM dan Pertanian

- Penulis

Kamis, 18 September 2025 - 15:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi VI DPR RI, Firnando Ganinduto. (dok. rentak.id)

Anggota Komisi VI DPR RI, Firnando Ganinduto. (dok. rentak.id)

JAKARTA – Pemerintah resmi memindahkan Saldo Anggaran Lebih (SAL) sekitar Rp200 triliun dari rekening Bank Indonesia ke bank-bank milik negara (Himbara), seperti BRI, BNI, Mandiri, dan BTN. Langkah ini dilakukan agar dana pemerintah yang selama ini mengendap bisa segera disalurkan ke sektor riil melalui kredit perbankan.

Anggota Komisi VI DPR RI, Firnando Ganinduto, menegaskan dana tersebut harus diarahkan ke sektor-sektor dengan multiplier effect tinggi, yakni UMKM & ultra mikro, pertanian & pangan, serta perumahan rakyat & sanitasi.

“Kita tidak mau dana Rp200 triliun ini berhenti di perbankan atau dipakai beli SBN. Harus ada dorongan supaya uang ini benar-benar masuk ke sektor produktif, menciptakan lapangan kerja, memperkuat pangan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegas Firnando, Kamis (18/9/2025).

Firnando mendorong Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi kanal utama penyaluran dana SAL. Dengan KUR, bank Himbara bisa memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha kecil dengan bunga rendah, syarat mudah, dan proses cepat.

Menurut data, BRI hingga Agustus 2025 sudah menyalurkan Rp114,28 triliun KUR ke 2,5 juta debitur UMKM. Pemerintah juga menargetkan porsi KUR ke pertanian makin besar agar pembiayaan bibit, pupuk, cold storage, hingga alat pasca panen bisa tercover optimal.

Firnando juga menekankan pentingnya percepatan KUR Perumahan Rakyat dan Sanitasi agar masyarakat berpenghasilan rendah bisa mendapat rumah layak huni dan fasilitas sanitasi memadai.

“Monitoring real time itu kuncinya. Pemerintah dan DPR harus pantau langsung berapa dana yang benar-benar masuk ke UMKM, pertanian, dan perumahan rakyat, serta memastikan kualitas kredit tetap terjaga,” tambahnya.

Dengan strategi ini, Firnando optimistis pemindahan SAL ke Himbara akan menjadi pengungkit ekonomi rakyat, bukan sekadar tambahan likuiditas di sektor keuangan.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Pimpinan BULOG Wilayah DKI Jakarta & Banten Memastikan Minyakita di Pasar-Pasar SP2KP Jakarta dalam Kondisi Tersedia
Harga BBM Non-Subsidi Naik Tajam April 2026, DPR Minta Harga Bahan Pokok Tetap Stabil
Prabowo Sidak Gudang Bulog Magelang, Pastikan Stok Beras Nasional Aman dan Melimpah
Biodiesel B50 Jadi Andalan Baru Alsintan, Kementan Klaim Performa Stabil
Pengamat Kritik Keras Nutri Level Kemenkes: Setengah Hati dan Tak Menyentuh Akar Masalah
BULOG Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil, Masyarakat Diminta Tidak Panic Buying
Kisah UMKM Rizkyanti, Dari Usaha Rumahan hingga Masuk Alfamart dan Pasar Ekspor
Pantau Langsung di Bekasi, BULOG Pastikan Bantuan Pangan Presiden Tepat Sasaran dan Diserbu Warga

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 16:47 WIB

Pimpinan BULOG Wilayah DKI Jakarta & Banten Memastikan Minyakita di Pasar-Pasar SP2KP Jakarta dalam Kondisi Tersedia

Minggu, 19 April 2026 - 11:25 WIB

Harga BBM Non-Subsidi Naik Tajam April 2026, DPR Minta Harga Bahan Pokok Tetap Stabil

Minggu, 19 April 2026 - 10:23 WIB

Prabowo Sidak Gudang Bulog Magelang, Pastikan Stok Beras Nasional Aman dan Melimpah

Sabtu, 18 April 2026 - 13:28 WIB

Pengamat Kritik Keras Nutri Level Kemenkes: Setengah Hati dan Tak Menyentuh Akar Masalah

Jumat, 17 April 2026 - 18:42 WIB

BULOG Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil, Masyarakat Diminta Tidak Panic Buying

Berita Terbaru