Pembangunan Kampus 3 SMK Muhammadiyah Salaman Dimulai, Abdul Mu’ti Letakkan Batu Pertama

- Penulis

Sabtu, 6 September 2025 - 11:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Kampus 3 SMK Muhammadiyah Salaman, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Jumat (5/9/2025).

Pembangunan kampus baru ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat pendidikan vokasi, khususnya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), sebagai pilar utama dalam mencetak generasi siap kerja dan berdaya saing global.

Dalam sambutannya, Abdul Mu’ti menegaskan pentingnya peran SMK dalam menyiapkan lulusan yang siap menghadapi tantangan dunia kerja dan perkembangan teknologi. Pemerintah, kata dia, terus mengoptimalkan program revitalisasi SMK yang mencakup 13.800 satuan pendidikan, termasuk perbaikan sarana dan prasarana pembelajaran.

“SMK memiliki posisi strategis dalam membangun SDM unggul. Karena itu, pemerintah menjadikan penguatan SMK sebagai prioritas melalui revitalisasi sekolah dan peningkatan kualitas pembelajaran,” ujar Menteri Abdul Mu’ti.

Selain revitalisasi fisik, pemerintah juga fokus pada digitalisasi pendidikan dengan menyediakan perangkat Interactive Flat Panel (papan interaktif) di berbagai sekolah. Perangkat ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas interaksi guru dan siswa dalam proses pembelajaran.

“Digitalisasi tidak boleh hanya sebatas penyediaan perangkat. Guru juga harus memiliki kompetensi digital yang memadai agar teknologi dapat dimanfaatkan secara optimal,” tegas Abdul Mu’ti.

Untuk itu, Kemendikdasmen berkomitmen menggelar pelatihan bagi guru SMK di bidang literasi digital, kecerdasan artifisial (AI), koding, hingga STEM (Sains, Teknologi, Engineering, dan Matematika). Hal ini dilakukan agar guru tidak hanya mengajar, tetapi juga menjadi pembimbing yang mendorong siswa kreatif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan zaman

Abdul Mu’ti juga menekankan pentingnya kerja sama erat antara SMK dan dunia usaha serta dunia industri (DUDI). Menurutnya, konsep link and match perlu diperkuat agar lulusan SMK memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan lapangan kerja dan mampu menjadi wirausahawan yang menciptakan lapangan kerja baru.

“Kami ingin lulusan SMK benar-benar siap kerja sekaligus memiliki mentalitas wirausaha. Ini akan memperkuat daya saing bangsa,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Menteri Mu’ti memberikan apresiasi kepada Muhammadiyah yang selama ini konsisten berkontribusi dalam pendidikan nasional. Ia berharap Kampus 3 SMK Muhammadiyah Salaman yang berlokasi di Kecamatan Tempuran, Magelang, dan fokus pada Program Keahlian Layanan Kesehatan, dapat menjadi contoh sinergi positif antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga pendidikan.

“Pemerintah siap memberikan dukungan penuh agar SMK Muhammadiyah Salaman berkembang dan memperkuat pendidikan vokasi di Indonesia,” tambahnya.

Pembangunan di Atas Tanah Waqaf

Kepala SMK Muhammadiyah Salaman, Nurul Laili, menyampaikan rasa syukur atas dimulainya pembangunan kampus baru di atas tanah waqaf yang diberikan oleh keluarga besar Hj. Sukapti. Menurutnya, kampus baru ini akan memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan mutu layanan pembelajaran.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang mendukung pembangunan ini. Ini adalah momentum penting untuk memperkuat jurusan-jurusan unggulan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja,” ujar Nurul.

Ia juga menekankan pentingnya membentuk lulusan yang tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga karakter yang kuat. “Harapan kami, siswa SMK Muhammadiyah Salaman menjadi generasi yang beriman, berilmu, dan mampu bersaing di tingkat lokal, nasional, maupun global,” pungkasnya.

Dengan pembangunan kampus baru ini, SMK Muhammadiyah Salaman diharapkan semakin memperkokoh posisinya sebagai sekolah kejuruan unggulan di Jawa Tengah yang mampu berkontribusi dalam mencetak SDM berkualitas untuk Indonesia.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Semarak Hari Santri Nasional 2026, Klanting Gelar Pawai Ta’aruf dan Penyerahan Beasiswa Pendidikan Santri
Bahasa Indonesia Mulai Dilirik Anak Muda Rusia, 234 Ribu Orang di Dunia Belajar BIPA
Kemendikdasmen Raih Nusantara Awards 2026, Ini Terobosan Pendidikan yang Dapat Apresiasi
Berburu Kursi PTN, 450 Siswa SMAN 8 Bandung Andalkan Hasil TKA 2026
5.700 Mahasiswa Timor-Leste Kuliah di Indonesia, Riset Bersama Diperluas
Pemerintah Perluas Wajib Belajar 13 Tahun, Revitalisasi TK Melonjak Jadi 13.831 Unit
Dua Tahun Belajar Pagi-Sore, SMAN 7 Pontianak Akhirnya Dapat Bantuan Revitalisasi
Kunjungi Rumah Mahasiswa Unram, Lalu Hadrian Ungkap Pentingnya KIP Kuliah

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 13:51 WIB

Semarak Hari Santri Nasional 2026, Klanting Gelar Pawai Ta’aruf dan Penyerahan Beasiswa Pendidikan Santri

Minggu, 1 November 2026 - 09:22 WIB

Bahasa Indonesia Mulai Dilirik Anak Muda Rusia, 234 Ribu Orang di Dunia Belajar BIPA

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Kemendikdasmen Raih Nusantara Awards 2026, Ini Terobosan Pendidikan yang Dapat Apresiasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:17 WIB

Berburu Kursi PTN, 450 Siswa SMAN 8 Bandung Andalkan Hasil TKA 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:05 WIB

5.700 Mahasiswa Timor-Leste Kuliah di Indonesia, Riset Bersama Diperluas

Berita Terbaru

Resident Evil Extinction dibintangi Milla Jovovich. (Constantin Film International GmbH & Davis Films-Impact Pictures Inc.)

Hiburan

Film Resident Evil: Extinction Tayang Malam Ini di Trans TV

Minggu, 1 Nov 2026 - 14:31 WIB