Pelepasan Pekerja Migran Indonesia, Deputi Lasro: Kunci Sukses Hidup Jujur dan Jaga Integritas

- Penulis

Selasa, 27 Agustus 2024 - 12:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PMI siap berangkat ke Korea Selatan. (dok. BP2MI)

PMI siap berangkat ke Korea Selatan. (dok. BP2MI)

RENTAK.ID – Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (B2MI) kembali melepas sebanyak 392 Pekerja Migran Indonesia skema penempatan Government to Government (G to G) Korea Selatan dan 3 orang Pekerja Migran Indonesia skema penempatan G to G Jerman di eL Hotel Royale, Jakarta, Senin (26/8/2024).

Deputi Penempatan dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Kawasan Asia dan Afrika, Lasro Simbolon, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk hormat negara kepada para Pekerja Migran Indonesia sebagai pahlawan bangsa.

“Kalian adalah orang-orang terhormat, pejuang kesejahteraan keluarga. Negara ini berhutang untuk waktu yang lama karena Pekerja Migran Indonesia adalah penyumbang devisa negara terbesar kedua,” jelas Lasro.

Deputi Lasro berpesan, bahwa kunci sukses selama bekerja di luar negeri salah satunya adalah dengan hidup jujur dan memegang integritas.

“Ini seperti yang diungkapkan oleh Thomas Stanley dalam bukunya. Hal yang sama saya rasa perlu kalian pegang selama bekerja di luar negeri, apalagi bekerja dan tinggal di luar negeri pasti ada tantangannya, tidak sama dengan di Indonesia,” ungkap Lasro.

Lasro melanjutkan, bahwa sebagai bentuk tanggung jawab, Pekerja Migran Indonesia diharapkan jangan menjadi pekerja kaburan hanya karena tidak betah di tempat kerja.

“Teguhkan hati dan semangat kalian. Saat dihadapkan dengan situasi yang tidak selalu manis, tetap teguh dan pandai membawa diri. Jangan menjadi pekerja kaburan, tapi tetap teguh mencapai mimpi untuk membangun karir setelah kembali ke Indonesia dan menyumbang devisa bagi kemajuan negara,” tutup Lasro.

Dalam pelepasan kali ini, terdapat sebanyak 262 Pekerja Migran Indonesia bekerja di sektor manufaktur, 128 orang bekerja di sektor perikanan, 2 orang di sektor shipbuilding, dan 3 orang bekerja sebagai perawat di Jerman.

Hadir pula dalam kegiatan ini Advisor GIZ Triple Win Indonesia, Moniq Theresia dan Wakil Direktur 3 Poltekkes Bandung, Tarjuman.

Berita Terkait

Perkuat Sinergi, YPJI Lakukan Kunjungan Silaturahmi ke Kediaman Designer Kondang Nina Nugroho
Bedah Buku Ustadz Abdul Somad Dihadiri Tiga Menteri, Bahas Kesiapan Menghadapi Kematian
300 Bikers Saksikan Pelantikan Baderhoods Medan, Siap Tancap Gas ke Tingkat Nasional
Perayaan Imlek Tahun Kuda Api di Kelenteng Hok Lay Kiong Berlangsung Khidmat, Warga Beribadah hingga Antre Angpao
Dari Ibu Sehat Lahir Generasi Emas: DWP Kemenpora Rayakan HUT Ke-26 & Hari Ibu dengan Aksi Nyata
Galaxy A36 5G Antar Team Vagos Juara SGGA 2025
Debut Global yang Membanggakan! Tim Labmino Bawa Inovasi RunSight Tembus 20 Besar Dunia Samsung Solve for Tomorrow 2025
 Monitor Satu Layar untuk Gaming dan Produktivitas

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 05:00 WIB

Perkuat Sinergi, YPJI Lakukan Kunjungan Silaturahmi ke Kediaman Designer Kondang Nina Nugroho

Jumat, 27 Februari 2026 - 21:43 WIB

Bedah Buku Ustadz Abdul Somad Dihadiri Tiga Menteri, Bahas Kesiapan Menghadapi Kematian

Selasa, 17 Februari 2026 - 21:02 WIB

300 Bikers Saksikan Pelantikan Baderhoods Medan, Siap Tancap Gas ke Tingkat Nasional

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:06 WIB

Perayaan Imlek Tahun Kuda Api di Kelenteng Hok Lay Kiong Berlangsung Khidmat, Warga Beribadah hingga Antre Angpao

Rabu, 24 Desember 2025 - 10:00 WIB

Dari Ibu Sehat Lahir Generasi Emas: DWP Kemenpora Rayakan HUT Ke-26 & Hari Ibu dengan Aksi Nyata

Berita Terbaru