Oknum Anggota TNI AL Diduga Terlibat Pembunuhan Jurnalis di Banjarbaru

- Penulis

Kamis, 27 Maret 2025 - 13:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oknum Anggota TNI AL Diduga Terlibat Pembunuhan Jurnalis di Banjarbaru. (Antara News)

Oknum Anggota TNI AL Diduga Terlibat Pembunuhan Jurnalis di Banjarbaru. (Antara News)

RENTAK.ID – Seorang oknum anggota TNI Angkatan Laut (AL) berinisial J, berpangkat Kelasi Satu, diduga terlibat dalam kasus pembunuhan seorang jurnalis muda di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Korban, Juwita (23), ditemukan tewas di kawasan Gunung Kupang, Kelurahan Cempaka, pada Sabtu (22/3) sore.

Komandan Detasemen Polisi Militer (Dandenpom) Pangkalan TNI AL Balikpapan, Mayor Laut PM Ronald Ganap, mengonfirmasi keterlibatan oknum tersebut.

“Yang bersangkutan bertugas di Lanal Balikpapan sekitar satu bulan, sebelumnya pernah berdinas di Lanal Banjarmasin,” ujarnya di Balikpapan, Rabu (26/3).

Kelasi Satu J, yang berasal dari Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, telah diamankan oleh Polisi Militer Lanal Balikpapan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pihak TNI AL menegaskan bahwa kasus ini akan ditangani secara transparan.

“Tidak ada yang ditutup-tutupi, dan jika terbukti bersalah, oknum ini akan dijatuhi hukuman berat, termasuk pemberhentian dengan tidak hormat (PTDH),” tegas Ronald.

Sementara itu, Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan juga memberikan atensi terhadap kasus ini. Kapolda Kalsel, Irjen Pol.

Rosyanto Yudha Hermawan, memastikan penyelidikan berjalan cepat dan profesional.

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kalsel masih mengumpulkan bukti, termasuk hasil visum korban.

Dugaan awal sempat mengarah pada kecelakaan tunggal, namun sejumlah kejanggalan ditemukan di lokasi kejadian.

“Korban tergeletak bersama sepeda motornya, tetapi tidak ada tanda-tanda kecelakaan. Justru ditemukan luka lebam di bagian leher,” ungkap seorang warga yang pertama kali menemukan jasad Juwita. Selain itu, ponsel korban dilaporkan hilang.

Juwita diketahui sebagai jurnalis di media daring lokal yang meliput di Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar.

Ia juga tercatat sebagai anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Selatan dan telah mengantongi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dengan kualifikasi wartawan muda.

Hingga kini, motif di balik kasus ini masih dalam pendalaman penyidik. Pihak kepolisian berjanji segera mengungkap fakta-fakta terbaru setelah semua bukti dan keterangan saksi terkumpul.***

Editor : Ayham

Sumber Berita: Antaranews.com

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru