Negara Didesak Tak Tutup Mata pada Nasib Nakes Korban Bencana

- Penulis

Selasa, 13 Januari 2026 - 18:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Rentetan bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia kembali membuka wajah rapuh sistem perlindungan bagi tenaga kesehatan di daerah terdampak. Di tengah tuntutan pelayanan darurat yang terus berjalan, ribuan nakes justru masih harus berjuang dengan persoalan tempat tinggal yang belum pulih sepenuhnya.

Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, menilai kondisi ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Ia menyambut baik langkah Kementerian Kesehatan yang memprioritaskan rehabilitasi rumah tenaga kesehatan (nakes) terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, namun mengingatkan agar kebijakan tersebut benar-benar dieksekusi secara cepat dan tepat.

Menurut politisi PKS itu, pemulihan pascabencana tidak boleh berhenti pada perbaikan fasilitas umum semata, sementara para tenaga kesehatan—yang menjadi garda terdepan layanan kemanusiaan—masih hidup dalam ketidakpastian.

“Pemulihan layanan kesehatan tidak bisa dilepaskan dari kondisi para tenaga kesehatannya. Ketika nakes masih tinggal di pengungsian, tentu sulit bagi mereka untuk bekerja secara optimal. Negara tidak boleh menutup mata terhadap situasi ini,” ujar Netty, Selasa (13/1/2026).

Ia menilai keputusan Kemenkes mengawal langsung rehabilitasi 3.265 rumah nakes terdampak bencana merupakan langkah yang patut diapresiasi, namun sekaligus menjadi pengingat bahwa perlindungan terhadap nakes selama ini masih belum menjadi prioritas utama dalam skema penanganan bencana.

“Para nakes tetap melayani masyarakat di tengah kondisi darurat, tetapi rumah mereka justru ikut menjadi korban. Ini ironi yang tidak boleh terus berulang setiap kali bencana datang,” tegasnya.

Netty juga menyoroti pentingnya pengawasan ketat dalam proses rehabilitasi agar tidak terhambat persoalan administrasi dan birokrasi. Ia menyambut baik koordinasi antara Kementerian Kesehatan dan BNPB dalam pendataan, verifikasi, dan penyaluran bantuan, namun meminta agar kerja lintas sektor tersebut benar-benar berpihak pada kecepatan dan ketepatan sasaran.

“Jangan sampai bantuan tersendat hanya karena persoalan teknis. Dalam situasi darurat, negara harus hadir secara nyata dan responsif,” katanya.

Menjelang bulan Ramadan dan Idulfitri, Netty berharap percepatan rehabilitasi rumah nakes bisa segera diwujudkan agar para tenaga kesehatan dapat kembali tinggal dengan layak dan bekerja tanpa beban psikologis.

“Ketahanan sistem kesehatan nasional tidak hanya ditentukan oleh gedung dan alat medis, tetapi juga oleh kesejahteraan para tenaga kesehatannya. Jika mereka terus hidup dalam bayang-bayang bencana, maka yang terancam bukan hanya mereka, tetapi juga pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” tandas Netty.

 

 

 

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi
Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker
Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani
Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa
90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Wamenaker: Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja
Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo Hampir Rampung, Kementerian PU Siapkan Asrama 5 Lantai dan Masjid 4 Lantai
Indrajaya Sentil Kebijakan Pusat: Jangan Cuma Bagus di Atas Kertas, Rakyat Harus Merasakan Dampaknya
BSU 2026 Rp900 Ribu, Ini Syarat Penerima dan Batas Gaji yang Ditetapkan Kemnaker

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 14:41 WIB

Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi

Minggu, 1 November 2026 - 09:16 WIB

Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker

Minggu, 1 November 2026 - 08:43 WIB

Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani

Minggu, 1 November 2026 - 08:32 WIB

Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:51 WIB

90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Wamenaker: Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja

Berita Terbaru

Resident Evil Extinction dibintangi Milla Jovovich. (Constantin Film International GmbH & Davis Films-Impact Pictures Inc.)

Hiburan

Film Resident Evil: Extinction Tayang Malam Ini di Trans TV

Minggu, 1 Nov 2026 - 14:31 WIB