Misbakhun: Ekonomi Q3 2025 Tahan Kuat, Tapi Ekspansi Belum Merata

- Penulis

Jumat, 28 November 2025 - 09:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mukhamad Misbakhun (dok. rentak.id)

Mukhamad Misbakhun (dok. rentak.id)

JAKARTA – Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menilai perekonomian nasional pada triwulan III 2025 masih menunjukkan ketahanan yang kuat, meski fondasi ekspansinya belum merata di seluruh komponen.

Penilaian tersebut ia sampaikan usai Rapat Kerja Komisi XI DPR dengan Menteri Keuangan, Kamis (27/11/2025), yang membahas perkembangan ekonomi terkini.

Badan Pusat Statistik (BPS) sebelumnya mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 5,04 persen (yoy) pada triwulan III. Kinerja tersebut ditopang oleh permintaan domestik, penguatan ekspor, serta pemulihan belanja pemerintah. Namun secara kuartalan (q-to-q), beberapa indikator justru mengalami perlambatan, termasuk konsumsi rumah tangga yang terkontraksi –0,56 persen.

Misbakhun menilai pola ini menunjukkan bahwa ekonomi Indonesia saat ini tengah menjaga momentum, bukan memasuki fase akselerasi penuh.

“Pertumbuhan 5 persen memang solid, tetapi fondasi ekspansinya belum merata. Konsumsi masih melambat dan pemerintah perlu memastikan bahwa dorongan fiskal bekerja lebih awal dan lebih efektif,” ujarnya.

Ia menyoroti penguatan ekspor sebagai sinyal positif dari strategi hilirisasi yang dijalankan pemerintah. Data BPS menunjukkan ekspor barang dan jasa tumbuh kuat pada triwulan III, sejalan dengan membaiknya kinerja subsektor industri pengolahan. Indikator lain juga menunjukkan tren positif, seperti Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur yang berada di level 51,2 pada Oktober 2025 dan PMI-BI yang mencapai 51,66—keduanya menandakan fase ekspansi.

“Indikasi dari data perkembangan manufaktur menunjukkan bahwa hilirisasi mulai memberikan kontribusi terhadap nilai tambah ekspor. Ini arah yang tepat untuk mendorong pertumbuhan yang lebih berkualitas,” tegasnya.

Misbakhun menambahkan, penguatan sektor industri perlu terus diperdalam agar manfaat pertumbuhan dapat dirasakan secara lebih luas.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Ekspor Perikanan Indonesia Tembus USD 3 Miliar, Produk RI Masuk 152 Negara
BULOG Gandeng TNI Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk 33,2 Juta Penerima
339,5 Kg Lobster Budi Daya Batam Laku di Singapura, KKP Bidik Jawa
BULOG Perluas Distribusi Beras Premium ke Ritel Modern, Pasokan Disiapkan 75 Ribu Ton per Bula
Turun ke Pasar, BULOG Pastikan Pasokan dan Harga Beras Terkendali
BULOG Punya Stok 4,9 Juta Ton, Beras Siap Digelontorkan untuk Jaga Harga Sesuai HET
Harga Emas Antam Hari Ini 4 September 2026: Berpotensi Turun ke Rp2,6 Juta, tapi Bisa Naik Lagi
Bantuan Pangan Beras Dipercepat, BULOG Salurkan 30 Kg untuk Warga di Papua dan Maluku

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 18:52 WIB

Ekspor Perikanan Indonesia Tembus USD 3 Miliar, Produk RI Masuk 152 Negara

Jumat, 11 September 2026 - 10:14 WIB

BULOG Gandeng TNI Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk 33,2 Juta Penerima

Jumat, 11 September 2026 - 09:39 WIB

339,5 Kg Lobster Budi Daya Batam Laku di Singapura, KKP Bidik Jawa

Rabu, 9 September 2026 - 07:29 WIB

BULOG Perluas Distribusi Beras Premium ke Ritel Modern, Pasokan Disiapkan 75 Ribu Ton per Bula

Sabtu, 5 September 2026 - 22:21 WIB

Turun ke Pasar, BULOG Pastikan Pasokan dan Harga Beras Terkendali

Berita Terbaru