Menko Polkam Dorong Sinergi Lintas Sektor dalam Pemberantasan Penyelundupan

- Penulis

Jumat, 1 Agustus 2025 - 17:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RENTAK.ID – Pemerintah terus memperkuat langkah-langkah strategis dalam menghadapi ancaman penyelundupan yang kian kompleks. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polkam), Jenderal Pol (Purn.) Budi Gunawan menegaskan komitmen untuk mendorong keberlanjutan kerja Desk Pencegahan dan Pemberantasan Penyelundupan.

Dalam pernyataan resminya, Jumat (1/8/2025), Budi menekankan pentingnya kolaborasi antarkementerian dan lembaga dalam menekan praktik penyelundupan di Indonesia.

“Saya akan terus mendorong dan memastikan Desk Pencegahan dan Pemberantasan Penyelundupan bekerja secara berkelanjutan dalam mensinergikan Kementerian/Lembaga guna memberantas penyelundupan di Indonesia,” ujarnya.

Menurutnya, pengawasan dan penegakan hukum di wilayah laut harus diperkuat, mengingat kawasan tersebut kerap dijadikan jalur utama penyelundupan lintas batas. Pemerintah berkomitmen untuk menghadirkan sistem keamanan maritim yang terkoordinasi dan efektif.

Upaya konkret tersebut terlihat dalam capaian Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang baru saja merampungkan Operasi Terpadu Semester I 2025. Operasi Jaring Sriwijaya dan Jaring Wallacea yang berlangsung sejak Mei hingga Juli berhasil mengungkap 16 kasus penyelundupan, termasuk narkotika, rokok ilegal, hingga komoditas bahan pokok.

Salah satu kasus besar yang diungkap adalah penyelundupan 2 ton sabu oleh kapal MV Sea Dragon Tarawa. Keberhasilan penindakan ini dinilai menyelamatkan potensi kerugian negara sebesar Rp15 triliun dan melindungi jutaan masyarakat dari ancaman narkoba.

“Saya juga mengapresiasi hal tersebut yang telah membuktikan kinerja dari Desk Pencegahan dan Penyelundupan selama ini dalam memberantas penyelundupan dan menegakkan hukum serta menjaga kedaulatan ekonomi Indonesia,” tutup Budi.(***)

Penulis : Zul

Editor : Ami

Berita Terkait

Amnesty Desak DPR Tinjau Keikutsertaan Indonesia di Dewan Perdamaian Bentukan Trump
DPD–MPR Perkuat Sinergi, Bahas Kolaborasi Strategis hingga Penertiban Aset Negara
Imam Besar Masjid Nabawi Pimpin Doa Saat Megawati Ziarah ke Makam Rasulullah
Megawati Terima Gelar Doktor Kehormatan di Princess Naurah University Arab Saudi
Megawati Hadiri Zayed Award 2026, Basarah Soroti Diplomasi Kemanusiaan Indonesia
Masuk Board of Peace, Prabowo Dinilai Jalankan Strategi Berisiko demi Palestina Merdeka
Hasto Kristiyanto Tutup Kunjungan Kerja di Sukabumi dengan Konsolidasi Kader PDI Perjuangan
Tunjukkan Jiwa Kesatria Usai Diganti, Ijeck : Saya Serahkan Keputusan ke Ketum Bahlil

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:37 WIB

Amnesty Desak DPR Tinjau Keikutsertaan Indonesia di Dewan Perdamaian Bentukan Trump

Kamis, 12 Februari 2026 - 08:05 WIB

DPD–MPR Perkuat Sinergi, Bahas Kolaborasi Strategis hingga Penertiban Aset Negara

Kamis, 12 Februari 2026 - 07:21 WIB

Imam Besar Masjid Nabawi Pimpin Doa Saat Megawati Ziarah ke Makam Rasulullah

Senin, 9 Februari 2026 - 16:04 WIB

Megawati Terima Gelar Doktor Kehormatan di Princess Naurah University Arab Saudi

Selasa, 3 Februari 2026 - 09:19 WIB

Megawati Hadiri Zayed Award 2026, Basarah Soroti Diplomasi Kemanusiaan Indonesia

Berita Terbaru

Inara Rusli/Instagram Inara Rusli

Hiburan

Pemeriksaan Inara Rusli Akan Dijadwal Ulang

Rabu, 15 Apr 2026 - 19:33 WIB

Hiburan

Dinar Candy Tolak Tawaran Rp1 Miliar untuk Kencan

Rabu, 15 Apr 2026 - 19:24 WIB